Wednesday, July 18, 2018

kanker tumor payudara


kanker payudara


Principal Investigator Stem cell and Cancer Institute mmengatakan bahwa

pengidap kanker payudara  hampir selalu diwajibkan  menjalani Terapi sistemik   kemoterapi  yang  memanfaatkan  senyawa kimia tertentu untuk menyerang ke dalam inti sel kanker sehingga sel kanker tidak bisa lagi menggandakan dirinya, namun  kemoterapi berdampak kelelahan,  mual, muntah, botak, pengidap kanker payudara tidak harus melakukan kemoterapi , penderita kanker payudara dapat menjalani tes genomik sebelum melakukan kemoterapi, untuk mengetahui kemungkinan  munculnya kembali sel kanker ,namun  tes genomik hanya berlaku pada pasien kanker payudara stadium dini,  stadium I dan II,sedang  stadium lanjut, III dan IV, tes genomik tidak bisa  dilakukan sebab  sel kanker telah menyebar ke bagian tubuh lainnya, tes genomik untuk menilai  risiko tinggi atau tidak ,  bila risiko rendah,  tidak dibutuhkan  kemoterapi,  setelah tes genomik pasien dinyatakan berisiko tinggi, maka perlu menjalani  kemoterapi guna mencegah kambuhnya sel kanker, 
kanker ukurannya ada yang sekecil kacang tanah  hingga ada yang sebesar telur ayam , dokter  akan menganjurkan kemoterapi,namun  dengan tes genomik, ternyata kanker  yang sebesar telur ayam  itu 50 %  risiko rendah,  bisa menjalani pengobatan tes genomik 4   tahun tanpa kambuh kembali , tes genomik pada kanker payudara Rp 20 juta hingga Rp 30 juta, ketidak normalan  di payudara  10 %  ternyata kanker, sisanya  pengaruh hormonal,benjolan yang dipengaruhi hormonal seperti fibrokistik atau kista pada payudara,  naiknya hormon  sebelum dan sesudah menstruasi  menyebabkan rasa nyeri pada payudara , bila  benjolannya terasa sakit  terasa keras, ketika di mamografi usg  adalah kista,namun jika  benjolannya tidak ada kemerahan, tidak nyeri, kulit  normal,  periksakan ke dokter ,Gejala-gejala kanker payudara antara lain adanya kulit payudara mengelupas , kulit keras,   benjolan   rasa nyeri,ada cairan pada puting, kulit mengerut,ini menandakan  kankernya sudah masuk stadium 3 atau 4 , 

seperti yang tertulis pada  jurnal Cancer Research Karin B. Michels, seorang profesor epidemiologi di University of California, Los Angeles Fielding School of Public Health mengungkapkan bahwa wanita  yang mengonsumsi pola diet  inflamasi  lebih berisiko terkena kanker payudara  dibandingkan dengan wanita yang mengonsumsi  beragam variasi makanan, Diet inflamasi adalah terlalu banyak mengonsumsi daging merah,mentega,  karbohidrat ,gula ,minuman ringan ,kurang mengonsumsi   sayuran dan buah,  ini merupakan hasil penelitian setelah peneliti ,menganalisa informasi selama 22 tahun  dari 45.000  wanita usia 27 hingga  44 tahun tiap  4 tahun, para wanita menjawab  survei  jenis makanan yang mereka makan saat  berusia 33 hingga  52 tahun, hasil penelitian ini  hanya menemukan keterkaitan  antara risiko kanker payudara dan  pola makan inflamasi namun tidak membuktikan bahwa  diet tertentu  dapat menyebabkan  kanker payudara


Dr.Michelle Holmes dari Harvard University,  Carlo La Vecchia, kepala divisi epidemiologi dari University of Milan, juga menurut International Agency for Research on Cancer, lembaga di bawah WHO, bahwa 25  persen gejala  kanker bisa  dicegah,  tanda gejala awal kanker payudara adanya  benjolan yang  dirasakan berbeda dengan sekitarnya, namun  tidak  nyeri, perubahan tekstur  warna kulit  payudara,keluar cairan  dari puting susu, perubahan ukuran   , benjolan dengan pinggiran tidak teratur,   benjolan di ketiak, perubahan bentuk payudara,   

penyebab keterlambatan pasien untuk memeriksakan penyakitnya kedokter  , antara lain :
- kegelisahan  pasien sebab  tidak memiliki  gambaran yang akan di hadapi sesudah  operasi , 
- ketakutan  harus menjalani pembedahan  yang  menyakitkan ,
- ketakutan  harus   kehilangan payudara, 
- pengetahuan yang kurang mengenai  operasi ,
- ketakutan bila nantinya diketahui dirinya tidak memiliki payudara, 
- ketakutan bila nantinya diketahui dirinya dianggap menularkan penyakit kanker pada orang sekitarnya,
- ketakutan  harus  menanggung biaya operasi ,
- kegelisahan  pasien sebab dianggap sebagai seseorang yang berpenyakitan yang membebani , 
- iklas rela menerima penyakit yang diderita  sehingga berserah hanya kepada yang maha pencipta, untuk pasien  stadium lanjut yang sudah sangat sangat parah sehingga harus menjalani  pengangkatan payudara agar tidak menyebabkan meninggal dunia,  ada sedikit  peluang  yaitu rekonstruksi payudara, ada dua jenis operasi kanker payudara yaitu   breast conserving therapy (BCT)  dan mastektomi ,breast conserving therapy  adalah  operasi  pengangkatan  kelenjar getah bening daerah ketiak , mengangkat jaringan kanker dengan  upaya  mempertahankan payudara, aerola  bagian kecokelatan pada payudara ,  puting , kemudian pasien menjalani radio terapi,  prosedur ini  untuk kanker payudara dini, stadium 0-IIIA,dimana  ukuran tumor tidak  besar,  sehingga lumpektomi  mengangkat tumornya dapat dilaksanakan ,  ukuran payudara tidak berubah setelah prosedur ini, 
namun bila   tumor agak besar,  kuadrantektomi  pengangkatan seperempat bagian payudara   harus dijalani oleh pasien , sehingga  ukuran payudara lebih kecil setelah operasi, mastektomi, yaitu  mengangkat tumor di seluruh jaringan payudara, yaitu puting termasuk   aerola, mastektomi  pertama kali dilakukan oleh  Halsted tahun 1894 dengan teknik pengangkatan seluruh jaringan payudara yaitu  kelenjar getah bening di ketiak,  puting, otot dada, hasil  operasi ini sangat mengecewakan  sehingga metode  ini  ditinggalkan,  mastektomi radikal  tanpa mengangkat otot dada mayor dan minor,  pasien yang  selamat tak banyak , rekonstruksi payudara sesudah operasi dapat dilakukan  dengan
skin sparing mastektomi ,dengan memperkecil  kehilangan  kulit untuk  mempermudah rekonstruksi , namun  cara ini  untuk pasien pada  stadium 0 hingga  stadium II, 
 subcutaneus mastektomi, adalah  pengangkatan seluruh jaringan payudara dengan mempertahankan  puting dan aerola juga memperkecil   kehilangan kulit , ini  cocok untuk semua  jenis kanker payudara dini stadium 0 hingga II ,namun syaratnya, aerola  dan puting tidak mengandung  tumor,  rekonstruksi dengan  implan silikon atau jaringan  diambil dari bagian tubuh lainnya, seperti Transverse Rectus Abdominis Muscle (TRAM) pada  daerah perut, kanker payudara hanya  dapat diatasi dengan cara   dicegah sedini mungkin sehingga  lebih berpotensi bebas  risiko penyakit ini, untuk itu perlunya  melaksanakan  pemeriksaan payudara sendiri guna  mendeteksi   payudara,  disarankan  bagi  wanita mulai  berusia 20 tahun  , dilakukan setiap 1 bulan  sekali  yaitu pada hari ke 10 terhitung sejak  awal haid, setelah mandi pagi, rabalah   dengan  lembut dengan  sabun yang menempel di kulit,
cara cara pemeriksaan yaitu :
-  apakah ada cairan yang keluar dari puting  bila  puting menjadi lunak, mengeluarkan  cairan  atau darah ,  puting  bengkak ,bersisik, memerah, 
- sambil berbaring  periksa  dengan meraba memijat daerah antara payudara dan ketiak, periksa  daerah antara payudara dan tulang dada, 
-angkat kedua tangan  hingga di atas kepala,:letakkan kedua tangan  di pinggang,  apakah ada perubahan bentuk  payudara  yang tidak simetris,apakah    kulit  seperti kulit jeruk,   apakah ada  kerutan pada payudara, 
-angkat  lengan kiri ke atas kepala lakukan  pijatan lembut  mengurut pada payudara,  sentuhlah  seluruh bagian payudara,  meraba, menekan,  memijat lembut  guna   mengetahui apakah ada benjolan ,
 - raba payudara dengan gerakan memutar seperti mengelilingi area puting, 
- raba payudara dengan gerakan  secara sistematis,  arah naik dan turun,  
bila menemui  pengerutan kulit  mirip kulit jeruk ,ukuran dan bentuk payudara berubah ubah, penebalan kulit,benjolan,  keluar cairan dari puting susu padahal tidak sedang menyusui,  rasa nyeri pada payudara tanpa ada sebab, pembengkakan lengan atas ,muncul benjolan di ketiak atau leher,   maka segera hubungi  dokter terdekat dikota anda , 
cara  untuk   mencegah kanker payudara, yaitu :
- hindari rokok,
- lakukan  skrining mamogram secara teratur , 
- hindari melakukan terapi penggantian hormon  jangka panjang, 
- hindari mempunyai  anak sebelum usia 30 tahun,
- hindari menyusui,
- hindari kelebihan berat badan, 
- hindari konsumsi alkohol,

bila pemeriksaan rutin sesuai anjuran yang telah disebutkan maka  kanker bisa  ditemukan pada  kanker yang hanya  berdiameter 1,2 sentimeter, namun bila  pemeriksaan dilakukan secara  tidak teratur  karena lupa  sebulan belum diperiksa  maka  kanker  ditemukan  pada kondisi kanker yang  berdiameter 2,5 sentimeter,  namun bila  lupa  beberapa bulan  belum diperiksa    kondisi kanker    sekitar berdiameter  3,5 sentimeter,  bila setahun belum diperiksa    kondisi kanker    sekitar berdiameter  10,5 sentimeter,  faktor yang mempercepat timbulnya  kanker payudara,antara lain: 

- tidak  pernah menyusui anak, 
-sudah pernah  operasi payudara yang disebabkan oleh  tumor  payudara, 
- anggota keluarganya ada yang menderita kanker, 
- haid pertama pada usia  kurang dari 10 tahun, 
- mendapat menopause  sesudah  usia 50 tahun, 
- tidak menikah, 
-tidak pernah melahirkan anak, 
-melahirkan anak pertama sesudah  umur 35 tahun, 
deteksi dini dan skrining mamogram memang hanya sekedar mampu memperlambat kanker saja , namun yang terpenting adalah  upaya upaya pencegahan dimulai dari sejak dini masih kanak kanak untuk berusaha merubah pola gaya hidup ,pola gaya makan ,pola gaya minum, peneliti pun sudah  pernah berupaya meneliti  keterkaitan antara  pola  gaya hidup, pola gaya makan ,pola gaya minum,  dengan kanker payudara ,  bahwa  kecenderungan  selama ini  lebih  mengaitkan kanker dengan faktor genetik saja , tanpa melakukan upaya pencegahan melalui pola gaya hidup yang sehat, gen kanker   sendiri  telah ada sejak  jutaan  tahun yang lalu pada tubuh manusia, namun mengapa  semakin lama  justru  kanker semakin  mewabah hingga setengah populasi wanita pada jaman modern seperti sekarang ini, jawabnya  karena  ini tak ada hubunganya  dengan gen,   kanker payudara  akan mudah muncul berkembang biak karena mendapat pemicu  yaitu  dari estrogen,  estrogen adalah hormon yang dihasilkan  oleh jaringan lemak,  diperkirakan  semakin gemuk wanita  semakin  banyak jumlah  estrogen yang dihasilkan didalam tubuh wanita gemuk tersebut,   yang pada akhirnya  wanita gemuk itu hanya akan memberi asupan gizi bagi kanker nya untuk bertumbuh besar dalam tubuh wanita itu sendiri ,skrining sebagai metode  deteksi dini tidak hanya mendeteksi  kanker payudara saja , melainkan juga mencegah  agar  payudara  tidak sampai diangkat dalam operasi kanker payudara, skrining penting bagi wanita berumur di atas 40 tahun, penting bagi wanita yang memiliki anggota keluarga  yang sudah pernah terkena kanker payudara , penting bagi wanita  yang gemuk juga perokok,  mamografi adalah  sejenis dengan skrining  yang sama sama berguna mendeteksi  kanker payudara sejak dini, untuk Mamografi   khususnya  bagi wanita   berumur  di atas 35 tahun namun  yang tidak sedang menyusui atau  hamil , dengan biaya Rp 200.000 hingga Rp 400.000, mamografi  merupakan  proses pemeriksaan kanker yang  berdiameter  dibawah 0,2 sentimeter  dengan  memakai  sinar-X  berdosis rendah ,seorang pasien  mengeluarkan biaya  Rp 827.000.000-  guna  mengatasi  kanker payudara  yang sudah pada stadium IV  diluar negeri  dimana kanker   telah  menyebar ke paru-paru dan lever, pasien mampu   bertahan hidup normal , namun  kualitas hidupnya berkurang, 
Professor Gareth Evans pimpinan riset  dari Genesis Breast Cancer Prevention Centre di Manchester, Inggris   dianjurkan rutin rajin  mengonsumsi makanan sehat jus buah  kurangi makanan berlemak ,rutin rajin berolahraga  lari selama 60 menit setiap pagi,  menganjurkan agar  para wanita menghindari   obat-obat hormon ,  menikah lebih awal ,    menghindari  kontrasepsi  jangka panjang,    ini merupakan hasil penelitian dari peneliti yang sudah pernah merekrut  1.442 relawan  wanita yang mempunyai  gen-gen pemicu kanker payudara, yaitu  BRCA1 dan BRCA2, peneliti mengamati  salah satu   relawan dari 500 relawan yang   mempunyai  gen yang sudah  bermutasi  meningkatkan risiko kanker payudara hingga 85% ,  Pada 1984 hanya 1  dari 13 wanita yang  mengalami kanker payudara  Pada 2004, ada   10 wanita yang  mengalami kanker payudara  , 

seperti yang tertulis pada American Association for Cancer Research di Washington, AS, Dr Scott Lippman, pakar kanker dari University of Texas, AS mengungkapkan bahwa  Penelitian  Raloxifene dan  Tamoxifen  didanai Pemerintah AS, dengan  diimbangi  diet anti  kegemukan,maka  Tamoxifen obat pencegah kanker payudara , yang diandalkan  sebagai terapi hormon , tetap lebih tahan lama dan efektif dan lebih tahan lama. Namun, obat terbaru, Raloxifene obat pencegah kanker payudara, dianggap lebih aman, Tamoxifen mengatasi kanker setelah  didiagnosa,  Raloxifene sebagai   terapi osteoporosis yang juga mencegah kanker, peneliti sudah pernah meneliti dampak manfaat obat ini pada  20.000 relawan  wanita  menopause yang berisiko  mendapat  kanker payudara,  para relawan  diberikan  obat selama 5  tahun,  7   tahun kemudian,  247 kanker payudara ditemukan pada relawan yang mengonsumsi  Tamoxifen,310  kanker payudara ditemukan pada relawan yang mengonsumsi   Raloxifene , disarankan  mengonsumsi obat ini hanya bagi wanita  yang mempunyai mutasi gen atau  faktor riwayat keluarga ,Tamoxifen mampu  mengurangi  kanker hingga setengahnya, namun obat ini sedikit meningkatkan risiko kanker kandungan, Raloxifene  mengurangi risiko kanker 38 % , dengan  efek samping lebih rendah,


data dari National Cancer Institute mengungkapkan  cara cegah kanker payudara yaitu antaralain : 

- anda  awal kanker payudara yaitu benjolan di ketiak ,  warna atau tekstur kulit payudara berubah , benjolan yang tidak mengakibatkan  rasa  nyeri,  dengan  pinggiran tidak teratur ,  perubahan ukuran payudara, keluar cairan dari puting ,  
- lakukanlah pemeriksaan diri sendiri dahulu  sebelum memeriksa skrinning dengan tenaga medis lain, 
-  olahraga  menurunkan kadar hormon estrogen, oleh sebab itu sering seringlah berolah raga, 
- wanita gemuk  sesudah menopause memiliki  risiko  terkena kanker payudara dibanding yang memiliki  berat badan normal,  
- wanita  pasien kanker payudara bila  kekurangan vitamin D, maka kankernya semakin aktif - wanita yang  rajin rutin minum 1 botol  alkohol  biasa setiap hari akan berisiko terkena kanker payudara 32 %  lebih tinggi ,


deteksi kanker payudara dengan mamografi

Dr Jamie Caughran  yang  mempresentasikan manfaat  skrining pada Simposium Kanker Payudara 2011 di San Fransisco, mengungkapkan bahwa  metode pendeteksian dini kanker payudara,mudah  dengan memeriksa payudara sendiri dan mamografi,namun cenderung  deteksi dini ini  tidak banyak diterapkan, padahal ini merupakan satu satunya cara memperbesar potensi kesembuhan seseorang, sebab  pengobatan akan efektif bila sel kanker telah  ditemukan sejak dini,dimana proses menengah  selanjutnya pendeteksian  skrining tahunan dengan metode mamografi, US Preventive Services Task Force,pada 2009  pernah menerbitkan  pernyataan yang  merekomendasikan wanita harus menunggu hingga berusia 50 tahun sebelum melakukan mamogram secara teratur dan mammogram  dilakukan paling banyak  dua kali dalam setahun,Caughran, sebagai  direktur medis dari Comprehensive Breast Center, Lacks Cancer Center di Grand Rapids, Mich, mengungkapkan bahwa  kanker payudara ditemukan paling banyak  pada wanita, setelah kanker kulit, kanker payudara  penyebab utama kematian nomor dua ,setelah melakukan  penelitian  yang  merekrut 6.000 wanita  relawan   berusia 50 tahun di Michigan dan telah didiagnosis dengan kanker payudara , bahwa 30 persen dengan cara palpasi atau meraba,
 90 persen   dengan pemeriksaan dokter , 2/3 dari tumor ditemukan melalui metode  mamografi,  untuk wanita di bawah usia 50 tahun, dimana 46 persen oleh palpasi,.48 persenya  kanker terdeteksi dengan mamografi .

kenari dan kanker  payudara

Elaine Hardman dari Marshall Joan C. Edwards School of Medicine  dan peneliti dari marshall university, mengungkapkan bahwa  biji kenari atau walnuts bermanfaat bagi  kesehatan yaitu  menurunkan risiko kanker payudara , hasil penelitian ini didapat setelah peneliti menguji  tikus beberapa hari   ,tikus  mampu melepaskan diri dari kanker payudara,ini berkat kenari sehingga tikus  jauh dari kanker payudara, selama masa  penelitian, seseorang  yang makan kenari  mengalami  penurunan kanker payudara dibandingkan dengan  seseorang  tanpa mengonsumsi  kenari, ukuran dan jumlah tumor  atau  kanker payudara menjadi  lebih kecil pada seseorang  yang rutin mengonsumsi kenari.

gel  penghambat tumor  payudara

 Profesor Seema Khan dan beberapa ilmuwan  Amerika menemukan   gel yang  dioleskan pada   bagian lokasi  tumor di payudara supaya   tumor  mengecil sebelum  operasi dimulai,gel ini  merupakan solusi  bagi  wanita yang  tidak  ingin mengonsumsi tomoxiten,afimoxfene dioleskan pada  lokasi tumor dimana  zat akan meresap ke dalam sel ,pemakaian gel ini mampu mengurangi efek toksin pada peredaran darah, uji klinis terhadap  55 wanita oleh peneliti perancis  menandakan bahwa bahan aktif tamoxifen  mampu  memperlambat jaringan kanker,pada tahun 1960 ,Tomoxifen dikembangkan di Inggris yang bisa  mengurangi risiko  dampak  kanker payudara sebanyak  30 persen,namun sebelum 5 tahun,hampir  setengah  dari total wanita yang mengonsumsi obat ini berhenti karena efek  pemakaian seperti  kegemukan,mual dan  muka merah,gel ini  mengandung zat aktif yang serupa dengan tablet tamoxifen, gel ini mempunyai   dampak buruk  lebih kecil sebab dioleskan di lokasi tumor, zat aktif dalam pil  mampu  menyebar ke seluruh peredaran darah,peneliti berupaya  membuktikan  bahwa  ini efektif , aman  dan dinamakan  afimoxifene  Tamoxifen, digunakan untuk mencegah terulangnya  tumor atau mengecilkan tumor di payudara sebelum proses  operasi dimulai ,tamoxifen, menghambat reseptor  pada payudara yang menerima hormon estrogen yang memunculkan kanker payudara.

serat  dan kanker payudara

 peneliti dari Soochow University, mengungkapkan bahwa  wanita  yang melakukan diet tinggi serat akan mempunyai kadar hormon estrogen lebih rendah,hormon estrogen merupakan  salah satu faktor penyebab  tumor payudara muncul,.peneliti mengombinasikan 10  penelitian  sebelumnya  dengan mengamati  memantau selama 7 hingga 18 tahun   metode diet 710.000  wanita  guna  melihat risiko   kanker yang mungkin akan timbul, hasil penelitian ini , mengungkapkan sebanyak 2,4 persen  wanita mendapat kanker payudara,sedangkan  wanita  yang  paling banyak mengonsumsi serat, maka 11 persen lebih kecil  berisiko  terkena kanker payudara,
disarankan wanita mengonsumsi  25 gram serat per hari,  Christina Clarke seorang ilmuwan dari Cancer Prevention Institute of California in Fremont  dan  Dr Eleni Linos dari Stanford University,mengungkapkan bahwa   sangat berpotensi kecil ,efek  dari  mengonsumsi serat bagi penurunan risiko kanker , walaupun keterkaitan antara  serat  dengan risiko kanker payudara sangat kecil, namun  serat  merupakan  makanan  sangat sehat, diet tinggi serat  baik  untuk  mencegah  obesitas dan  kolesterol.

kanker payudara dan kegemukan

Dr Julie Sharp dari Cancer Research dan  cancer research di Inggris mengungkapkan bahwa  1 dari 8  wanita di Inggris mengidap  kanker payudara ,tumor  atau  kanker  sangat  sensitif pada hormon , pertumbuhan kanker atau tumor ,memperoleh   bahan bakar  dari hormon, akumulasi   lemak pada   tubuh  mampu meningkatkan hormon seks pada wanita, wanita pasca  menopause  yang memiliki  kadar testosteron  dan  estrogen yang tinggi akan  berisiko  mendapat kanker payudara dibandingkan  dengan wanita  dengan  hormon yang  lebih rendah, beberapa faktor yang mengakibatkan  peningkatan kadar hormon seks, yaitu  menepouse,pemakaian pil kontrasepsi dan  kehamilan,peneliti dari Universitas Oxford   yang didanai oleh  cancer research Inggris menganalisa  data penyakit  6.300  wanita  pasca  menopause untuk mencari  penyebab yang mampu   menjawab mengapa  terdapat  kanker payudara yang  sensitif pada hormon  sedang yang lainya tidak, berat  badan  wanitalah yang  diduga  menjadi  faktor   meningkatnya  hormon seks, sebab  wanita yang  gemuk  akan cenderung mempunyai  hormon  progesteron  dan esterogen yang lebih tinggi,walaupun  kanker payudara kadang  dipengaruhi dari  usia dan riwayat keluarga  namun ada cara lain   untuk mengurangi risiko kanker misalnya   mengurangi konsumsi alkohol.

matahari   kurangi risiko kanker payudara

dengan terpapar sinar matahari  minimal 3 jam dalam sehari,maka   dapat  mengurangi risiko kanker payudara , sinar matahari mempunyai potensi sebagai  antikanker dengan  kemampuanya merangsang produksi vitamin D di kulit, sel-sel di payudara  memiliki  kemampuan mengubah vitamin D menjadi hormon yang aktif sebagai antikanker, ini didapati setelah peneliti dari kanada yang telah  menganalisa  3471 wanita sehat dengan 3.101 wanita penderita kanker payudara, para relawan  mendapat  paparan sinar matahari  selama bulan April hingga Oktober,  pada setiap tahap  , saat remaja, usia 20, 30, 40, 50, dan usia 60  tahun, dalam hasil penelitianya  menandakan bahwa  wanita  yang terkena sinar matahari minimal  21 jam setiap minggunya pada  usia remaja, akan  mempunyai   risiko  terkena kanker payudara 29 persen lebih rendah ,dibandingkan wanita yang terpapar sinar matahari di usia mulai  40 tahun keatas, risikonya 26 persen sedang wanita  yang berusia di atas 60 tahun mempunyai risiko turun  hingga 50 persen.


benjolan  di payudara 


National Comprehensive Cancer Network University of Maryland Medical Center 

para ahli dari Mayo Clinic dan American Cancer Society,mengungkapkan bahwa  tidak semua benjolan pada payudara sebagai  kanker cara  membedakan apakah benjolan  di payudara  kanker atau  bukan ,maka perlu memperhatikan hal hal ini:
Jaringan di payudara yang normal sehat umumnya  tidak terlalu konsisten, jaringan  akan halus pada bagian tertentu dipayudara  atau  bergelombang sewaktu waktu,haid mempengaruhi bentuk  payudara,kanker  payudara  tanpa benjolan tetap bisa dideteksi  melalui mammogram,kanker payudara dengan disertai benjolan  maka disarankan menjalani  operasi lumpektomi   untuk memotong benjolan  semakin tua, jaringan payudara  semakin menggelambir,benjolan pada payudara dikarenakan  perubahan fibrocystic sehingga bukan kanker,beberapa jenis benjolan,antaralain:
  fibroadenomas  merupakan  benjolan padat  pada  wanita di usia 20 tahun keatas , yang  bergerak  secara elastis dibawah kulit,Cysts merupakan  benjolan kantung berisi cairan dalam payudara yang  keras atau lunak,benjolan di payudara kemungkinan  merupakan    intraductal papilloma  merupakan pertumbuhan jaringan dalam saluran susu, luka pada payudara,saluran susu yang tersumbat atau  lipoma  gumpalan  jaringan lemak, 
kulit pada  payudara yang dianggap memiliki kanker payudara ditandai   dengan bintik yang berwarna oranye, berwarna merah, hangat jika disentuh,  kanker payudara tidak selalu ditandai dengan benjolan bahkan kebanyakan   wanita pemilik kanker payudara yang  tidak  disertai   benjolan saat pemeriksaan. 

 cara baru atasi  kanker payudara


Dr. Vani Parmar dari Tata Memorial Cancer Hospital , India ,mengungkapkan bahwa operasi pengangkatan payudara merupakan suatu hal yang paling menakutkan bagi setiap

wanita,namun   ada prosedur  bagi wanita penderita  kanker payudara  agar  tidak  menjalani  mastektomi  atau pengangkatan payudara  ,wanita  pengidap  kanker payudara  dengan  stadium rendah, dimana  ukuran tumornya dibawah 3 hingga  4 cm,  menjalani operasi   guna melenyapkan  tumor ,wanita  pengidap  kanker payudara  dengan  stadium  lanjut , dimana  ukuran tumornya diatas  4 cm,  menjalani operasi   pengangkatan payudara   sebab cenderung sel kanker  menyebar bila tidak menjalani  operasi ini, sebenarnya operasi tanpa  pengangkatan jaringan  payudara pada  kanker stadium lanjut  tidak bisa  dilakukan,namun akhir akhir ini  walaupun penderita sudah   pada stadium akhirpun  peneliti mampu membantu  menyelamatkan payudara pasien,padahal kanker  telah  menyebar luas, peneliti akan  melakukan operasi pengangkatan beberapa jaringan  dan  sel tumornya  saja  ,selanjutnya  jaringan payudara yang kosong karena telah diangkat tadi kemudian  diisi   jaringan  dari bagian tubuh  lain, sebanyak 70% ,dan ini  telah berhasil dilakukan  dilaksanakan  oleh para dokter  di  Tata Memorial Cancer Hospital 

gen kanker payudara  picu  kanker ovarium


Dr Karen Lu, spesialis  kanker  wanita dari MD Anderson Cancer Center di Houston dan 


penelitian di Florida, Amerika Serikat  mengungkapkan bahwa  kanker payudara salah satunya disebabkan  faktor keturunan,bila  nenek, ibu  atau salah satu anggota keturunan langsung   anda yang terdahulu pernah mengidap  kanker payudara , maka keturunanya pun akan berpotensi memiliki   risiko   penyakit ,kanker payudara yang sama ,tidak cuma sampai disitu saja , gen kanker payudara berpotensi besar menimbulkan kanker ovarium, hasil penelitian ini berdasarkan data  bahwa di dalam sampel 300 wanita dengan gen BRCA 1  yaitu gen kanker payudara , terdapat 4 kanker rahim,namun   tidak semua  kanker payudara disertai  kanker ovarium , sebab  sel kanker payudara   bermutasi  dan  memperburuk  kondisi  kesehatan ovarium,namun tidak diwajibkan bagi wanita pengidap kanker payudara untuk   langsung menjalani hysterectomy atau operasi pengangkatan rahim,

ultrasound  untuk kanker payudara


Dr. Wendie Berg dari Magee-Womens Hospital di Pittsburgh , mengungkapkan bahwa bagi para wanita yang mempunyai  risiko tinggi  kanker payudara, seperti  mempunyai  riwayat keluarga kanker payudara, maka menambah jenis pemeriksaan  lebih baik  daripada hanya mammogram saja,ultrasonografi (USG) atau  Ultrasound   merupakan   proses pendeteksian  gejala kanker payudara dengan memakai  gelombang suara ,sedangMRI (Magnetic Resonance Imaging) merupakan   proses pendeteksian  gejala kanker payudara  yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan yang lainya


skrining untuk  kanker payudara

Rianne de Gelder  sebagai  kepala peneliti dari Erasmus University Medical Centre , Rotterdam pada pertemuan European Breast Cancer Conference , Vienna, Eropa mengungkapkan bahwa   Skrining  merupakan  memonitor  secara rutin dan rajin  payudara dengan memanfaatkan  sinar X  skala rendah guna  mendeteksi adanya sel kanker pada  payudara  walaupun masih  sedikit kekeliruan mendeteksi  sel kanker namun tetap dianjurkan agar wanita untuk tetap dilakukan pemeriksaan dengan proses ini,ini  dinamakan juga  mammogram,obat obatan  mengurangi  risiko kematian karena  kanker payudara 14%,namun Skrining mengurangi  risiko kematian karena  kanker payudara hingga 16%,namun bila   sel kanker  ditemukan  pada prosedur ini  wanita  dapat  sembuh dengan terapi ini,


sayuran  atasi kanker payudara

Dr. Sara Nechuta dari Vanderbilt University di Nashville pada  konferensi tahunan American Association for Cancer Research di Chicago  mengungkapkan  bahwa  sesudah mengonsumsi sayuran hijau maka angka kematian  karena  kanker payudara menurun  22  hingga 62%,tingkat  kambuh  kanker payudara  menurun  21 hingga 35%,

 sayuran hijau yaitu kecambah,  lobak,  kubis, brokoli dan kecambah ,

makanan  untuk  kanker payudara 

Kanker payudara menjadi  jenis kanker yang sulit dideteksi  pada awalnya sebab tidak menimbulkan gejala pada wanita  sehingga  banyak  wanita baru mengetahui dirinya mengidap penyakit ini setelah  memasuki stadium akhir ,sehingga semakin  sulit untuk disembuhkan,oleh sebab perlu dicegah agar  terhindar dari penyakit ini, rutin rajin makan   makanan yang bermanfaat sebagai pencegah kanker payudara,antaralain :
- dianjurkan mengonsumsi
Ikan Salmon sebab  Ikan Salmon memilikj 
vitamin D yang berfungsi  melindungi  dari bahaya penyakit kanker,
- dianjurkan mengonsumsi labu sebab labu mengandung  antioksidan yang  mampu  mengurangi pertumbuhan  sel kanker,
- dianjurkan mengonsumsi  buah  blackberry,strawberry,raspberry  dan blueberry  sebab  mengandung  fiber  tinggi yang berkhasiat mengurangi  hormon estrogen  dimana hormon estrogen ini  yang banyak  dimiliki  wanita, juga   sebagai antioksidan pencegah  sel kanker berkembangbiak,
- dianjurkan mengonsumsi ayam panggang dengan  kuah dari bahan kunyit sebab kandungan curcuma pada kunyit  mampu mengurangi  pertumbuhan sel-sel kanker 

kucing  deteksi kanker payudara

Dr. Joan M. Teno, profesor komunitas kesehatan di Brown and associate medical director of Home & Hospice Care of Rhode Island mengungkapkan bahwa Oscar Seekor kucing   berputar putar pada seseorang  beberapa hari  sebelum  seseorang  itu yang berada di panti jompo Rhode Island meninggal pada  tahun 2006,Fidge seekor kucing kampung yang umumnya terlantar tidak terurus di negara  negara  berkembang   secara kebetulan memasuki kediaman  Wendy Humphreys sehingga  telah menyelamatkan hidup
Wendy Humphreyst   seorang ibu  pemilik dua anak  di Britania,bermula  dari  kucing  tak bertuan  itu  yang berkelakuan aneh selama beberapa minggu,dimana kucing itu kerap melompat dan mengendusi payudaranya,sehingga mengakibatkan  Wendy  Humphreyst  curiga dengan kelakuan kucing itu  kemudian ibu itu berkonsultasi  ke dokter,selanjutnya  dokter  beberapa hari  memeriksa payudara ibu itu dan  mengungkapkan  bahwa  ibu  memiliki  tumor  sebesar kacang tanah di dalam payudaranya, namun  setelah pemeriksaan itu terjadi ketika berada di rumah ,  kucing itu masih juga  kerap melompat dan mengendusi payudaranya,sehingga beberapa bulan kemudian,ibu itu memeriksakan  dan berkonsultasi lagi ke dokter yang  lain,karena khawatir maka ibu itu bersedia menuruti semua nasihat dokter yang pertama bertemu denganya,dokter lalu mengungkapkan  
andai saja dokter tidak  melihat adanya kanker pada payudaranya, maka tumor itu secara cepat  berkembangbiak menyebar ke jaringan organ tubuh lainya,sehingga akan sulit mengobatinya,penelitian terdahulu memang menyebutkan bahwa anjing bisa mendeteksi penyakit,  peneliti di jepang  pada tahun 2011  meneliti  bakat dan insting akurasi daya penciuman anjing  dalam  melacak sel kanker kolorektal, hasil  akurasi deteksinya  98%

setelah operasi Kanker payudara

Joshua Fenton dari University of California dan para peneliti  di Amerika mengungkapkan bahwa operasi diagnosis dini kanker payudara belum efektif secara penuh dalam mengatasi  kanker payudara,hasil penelitian ini berdasarkan data   3.000  relawan  wanita  yang memiliki  keadaan  ductal carcinoma in situ atau DCIS atau   terdapatnya  jaringan kanker payudara yang belum menyebar, peneliti  tidak menganjurkan  wanita menjalani  operasi pengangkatan payudara seutuhnya, sebab penyakit kanker payudara yang telah  terdeteksi sejak dini  belum menyebar,menyimpulkan  bahwa  walaupun telah menjalani operasi pengangkatan jaringan kanker  namun kanker payudara beberapa tahun lagi akan kambuh,
wanita perlu mengetahui bahwa banyak metode  pengobatan lain sesudah  menjalani operasi  pengangkatan jariingan kanker payudara  DCIS ,

gen  kanker payudara 

Dr. Kristin Byrne, di Lenox Hill Hospital , New York City, Roger Greenberg, sebagai peneliti  dari University of Pennsylvania School of Medicine dan Peneliti  di Finlandia mengungkapkan bahwa  diperkirakan jenis gen baru yang   bernama Abraxas ini penyebab   timbulnya kanker payudara,gen abraxas memicu sebuah sel  untuk  menjadi kanker,

gen abraxas  sulit  dideteksi dengan mammogram, sehingga dokter memakai  metode pemeriksaan MRI, wanita dengan mutasi gen BRCA1 dan BRCA2 berisiko  kanker payudara apalagi bila memiliki gen abraxas, gen ini diwariskan  dari anggota keluarga  yang memiliki riwayat kanker payudara, terdapat 10 jenis gen yang bermutasi  menjadi   kanker payudara, dimana   2  diantaranya  bernama  BRCA2 dan BRCA1,yang banyak ditemukan pada penderita kanker payudara,BRCA2 dan BRCA1  merupakan  gen yang umumnya   membantu mengendalikan  perkembangbiakan sel,seseorang yang mewarisi gen mutasi BRCA2 dan  BRCA1 akan  mempunyai  kanker payudara, abraxas, BRCA1 dan BRCA2, ditemukan pada wanita   berusia 40 tahun,gen BRCA2 dan BRCA1 ditemukan   20% pada wanita yang mempunyai  riwayat kanker payudara,memungkinkan gen  lain juga  menurunkan penyakit , setiap wanita yang mempunyai keluarga dengan  riwayat  kanker payudara,maka diperkirakan wanita  ini positif mewarisi gen Abraxas, mutasi gen Abraxas sebetulnya  nampak  tidak umum, sebab  gen ini hanya ditemukan  2,4% dari keluarga  yang memiliki  riwayat kanker payudara, gen ini justru tidak ditemukan pada penderita kanker payudara itu sendiri,adanya mutasi  gen Abraxas pada 3 orang dari  125 pasien yang mempunyai  riwayat kanker payudara, gen ini  bermutasi menjadi  kanker payudara sebab  berinteraksi dengan BRCA1,gen Abraxas bermutasi  kemudian mencegah sel-sel lain  memperbaiki DNA yang rusak, 

kadmium  dan kanker payudara

Dr. Agneta Akesson sebagai profesor ilmu lingkungan di Karolinska Institute di Swedia,
berdasar data  di Cancer Research, mengungkapkan bahwa kanker payudara disebabkan seseorang wanita yang mengonsumsi asupan  yang mengandung komposisi  senyawa  kimia kadmium  tinggi secara terus menerus  ,dimana kadmium  merupakan bahan  tambahan pupuk untuk pertanian, kadar kadmium murni bila dikonsumsi ratusan gram  mempunyai  potensi  sama seperti hormon estrogen yang mampu sedikit  mengakibatkan  kanker payudara,akumulasi komposisi kandungan tinggi kadmium  dalam tanaman pertanian, sumber kadmium adalah roti,  sayuran,umbi ,kentang dan buah, makanan  hasil pertanian menjadi sumber  kadmium kedua penyebab  penyakit kanker payudara,rokok  2 kali lebih  mampu meningkatkan  kadmium di dalam tubuh,namun  menurut hasil penelitian terbaru  hingga kini, mengungkapkan bahwa kadmium tidak berpengaruh bagi kesehatan sebab kandunganya hanya dibawah 1%  per ton ,sehingga mengonsumsi berbagai macam produk makanan masih aman tidak menyebabkan  resiko apapun,

tamoxifen  atasi kanker payudara

 Dr Sandra Swain, dari Cancer Institute di Washington Hospital Center kanker payudara juga seperti kanker lainya cenderung  mampu timbul   kembali,selama ini para  pasien kanker payudara dianjurkan  secara rutin rajin   minum  obat tamoxifen hanya  untuk  5  tahun,hasil  ini didapat  berdasarkan   penelitian sejak  tahun 1991 hingga  2005 ,terhadap  6.953  pasien wanita di Inggris, kanker payudara muncul  kembali pada golongan wanita   yang mengonsumsi tamoxifen selama  5 tahun yaitu  sebanyak  19,3 persen,sedangkan  pada golongan wanita   yang mengonsumsi tamoxifen selama  10 tahun yaitu  sebanyak  16,7 persen,mengonsumsi  tamoxifen yang lebih lama  menurunkan risiko kematian wanita akibat kanker payudara,sebelumnya tamoxifen yang tidak mahal ini  sering dikonsumsi wanita memiliki  kanker payudara tahap awal , wanita  menopause dan  wanita  setelah menjalani  kemoterapi atau operasi,penelitian pertama  dipresentasikan pada pertemuan ASCO tahunan , penelitian kedua membuktikan  keefektifan tamoxifen untuk  10 tahun, daripada hanya 5 tahun,mengonsumsi tamoxifen  untuk  10 tahun mampu  mengurangi  risiko kematian sampai 1/3  pada 10 tahun pertama juga  1/2  pada tahun selanjutnya,

kanker payudara  dan psikologis nya

Dr Laura Esserman sebagai ahli bedah kanker payudara University of California San Francisco, Anna Barker  sebagai Deputi Direktur Institut Kanker Nasional AS mengungkapkan bahwa  Investigation of Serial Studies to Predict your Therapeutic Response with Imaging and Molecular Analysis (I-SPY2) adalah nama proyek berdana  26 juta dollar AS,   penelitian  selama 5 tahun yang dilakukan oleh  pemerintah Amerika Serikat,  penelitian nirlaba  ,  produsen farmasi Abbott Laboratories, produsen farmasi  Pfizer ,produsen farmasi  Amgen   guna   menguji 5  obat kanker payudara terbaru, yaitu HKI-272, CP-751 871,ABT-888, AMG 655  dan  AMG 386, penguji menguji dengan  pendekatan analisis DNA ,agar dapat diketahui obat mana yang terbaik untuk diproduksi,  dengan metode  menguji  dengan pendekatan analisis DNA  peneliti berupaya  mengetahui pengobatan apa yang tidak cocok bagi tiap  pasien, sehingga  pengobatan yang tidak cocok bagi pasien dapat  dihentikan,  hasil uji klinis  obat produksi dilaporkan  kepada Institut Kesehatan Nasional AS (National Institutes of Health), Biomarkers Consortium AS  dan  kepada Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)  hasil pengujian ini   menjadi metode baru  pengobatan yang bersifat individual bagi setiap  penderita kanker, 
- AMG 386 adalah buatan Amgen ,  aktif  menghalang halangi  sel tumor untuk  mengalirkan darah dalam sel tumor, 
- CP-751,871 (figitumumab) adalah buatan Pfizer, aktif menyerang ujung saraf faktor pertumbuhan insulin (IGFR),
 - HKI-272 (neratinib) adalah buatan Pfizer  aktif  menyapu ujung saraf penerima rangsangan yang ada pada sel kanker, 
- ABT-888 atau veliparib adalah  buatan  Abbott Laboratories yang aktif  dengan jalan  menyabotase  enzim perbaikan sel yang diperlukan  oleh sel kanker, 
-  AMG 655 (conatumumab) adalah buatan  Amgen, yaitu yang aktif   menghalang halangi  APO/TRAIL  ,  mengakibatkan  sel kanker musnah dengan sendirinya, 

seperti yang tertulis pada American Journal of Epidemiology,,Blackmore KM dan rekannya dari Mount Sinai Hospital di Ontario, Kanada  mengungkapkan bahwa penelitian ini   mengaitkan hubungan antara  asupan vitamin D dengan kedatangan hormon reseptor , 
Vitamin D kini  ada pada jus,  susu, minyak ikan, makanan yang difortifikasi,  sereal, 
wanita yang  kandungan vitamin D  nya banyak entah kenapa apa mungkin karena  makanan atau  seringnya tertimpa  sinar matahari maka ternyata  akibatnya adalah  risiko kanker payudaranya  berkurang drastis  ,  peneliti menduga  vitamin D lah yang telah   menekan  secara ekstrem   hormon reseptor kanker, hormon reseptor kanker  terdiri dari  reseptor progesteron (PR) dan   reseptor estrogen (ER) ,  hormon reseptor  kanker ibaratnya  telinga  yang ada pada  sel sel payudara normal  yang bertugas  mendengar  semua sinyal sinyal  dari hormon dari tubuh , saat  sinyal memerintahkan tumbuh ,otomatis  sel kanker akan tumbuh membesar  pada sel payudara yang dijajah  reseptor,  kanker akan dinamakan  ER-positive ( ER+ ) bila  penyebab membesarnya  adalah akibat adanya reseptor untuk hormone Estrogen ,  jika  penyebab membesarnya  adalah adanya reseptor untuk hormon progresteron, maka dinamakan   PR-positive (PR+),  tidak hanya itu saja peneliti  juga sudah pernah berusaha  membanding bandingkan 758 relawan wanita yang sudah  memiliki  kanker payudara dan  1.135  relawan wanita biasa  yang tidak  seperti  758 wanita itu,  
 dalam kronologinya  peneliti  melihat  wanita  yang asupan vitamin D nya tinggi maka  mendapat 21 %  porsi penurunan risiko tumor ER atau PR dan   26 % porsi  penurunan  kanker payudara ER dan PR, vitamin D   mengurangi  risiko kanker payudara tanpa mempedulikan  tumornya PR atau ER ,

seperti yang tertulis pad a BioMed Central journal BMC Cancer Dr Ronit Peled dari Ben-Gurion University of the Negev di Beer Sheva, Israel, mengatakan bahwa  trauma ,kesedihan, penyesalan, kesusahan mampu membantu   wanita  muda membuat  risiko kanker payudara semakin parah,sedang  optimisme  dan kebahagiaan  mampu  membantu wanita muda dalam usahanya mengurangi  risiko kanker payudara  sebanyak 25 %,  jangan anggap  bahwa  optimisme  ditambah bahagia hasilnya   terhindar dari  kanker payudara, sebab olahraga yang teratur ditambah makan yang sehat juga harus   dipertimbangkan sekali lagi ,  ini merupakan hasil penelitian setelah peneliti selesai  merekrut  hampir mencapai 367 relawan wanita  berusia 20  hingga 40 tahun yang diperkirakan sehat,  tidak hanya itu saja peneliti menambah  255 relawan  wanita  berusia 20  hingga 40 tahun yang diperkirakan mengidap  kanker paru ,yang keseluruhanya dilibatkan dalam aksi penelitianya ,
awal kronologinya peneliti hanya sekedar  menanyakan  kepada semua wanita yang direkrutnya tentang apa saja  pengalaman traumatis mereka masing masing,   bagaimana   cara kerja  pekerjaan mereka ,   bagaimana pandangan  mereka masing masing  , bagaimana  masa depan mereka satu persatu  , setelah menanyakan tentang pengalaman mereka  akhirnya peneliti mengetahui sendiri bahwa trauma meningkatkan resiko kanker payudara mereka , penelitian ini belum menjelaskan bagaimana sebab akibat secara klinis keterkaitan trauma dan kanker, perlu adanya penelitian lanjutan mengenai penelitian ini ,

Alternative Medicine, periset dari University of Texas, Amerika Serikat mengungkapkan bahwa kisah perjalanan hidup seorang wanita  pengidap kanker payudara  mulai dari terdiagnosa sampai  prognosis ,  perawatan,  operasi , pemulihan setelah operasi, maka  wanita pengidap kanker payudara mengisi waktunya untuk  berjuang keras dengan diiringi kebulatan tekad semangat niat nekad gigih giat tak kenal putus asa pantang menyerah berusaha  berupaya melawan semua rasa cemas, rasa gelisah,   rasa takut, lelah, rasa depresi, rasa  sakit,rasa trauma, namun hingga akhir perjalananya wanita itu  tidak ada  satu orangpun yang mendukungnya ,sehingga hanya dengan kemandirianya sendiri wanita  bertekad untuk mampu melewati masa masa sulitnya , namun  disisi lain tanpa disadari   masih  ada  yang sanggup mendukung  perjalanan hidup seorang wanita  pengidap kanker payudara  yaitu  yoga  sebab yogalah tokoh utama yang memainkan peran   meringankan derita wanita, setidaknya  yoga meringankan  sedikit beban yang dirasakan saat masa masa perjalanan mereka, 

ini merupakan hasil penelitian para peneliti setelah peneliti yang sudah pernah memonitor    lebih jauh selama 6 minggu  pada 61  wanita pasien kanker payudara yang sedang di radiasi,  30 wanita  di antara nya ,selain diradiasi ternyata  mengikuti  yoga ,setelah peristiwa ini berlalu enam minggu kemudian , semua  wanita yang pernah direkrut peneliti diinterogasi  untuk menceritakan pengalamanya , wanita wanita itu diinterogasi tentang kegiatanya ,peranya ,suasana hatinya, perasaanya , hasilnya para wanita yang pernah mengikuti yoga berkurang resiko penyakitnya walaupun sedikit sekali ,  penelitian ini belum menjelaskan bagaimana sebab akibat secara klinis keterkaitan yoga  dan kanker, perlu adanya penelitian lanjutan mengenai penelitian ini ,

penyakit kanker payudara didapati  juga sudah pernah menyerang wanita    berusia 30 tahun kebawah,tanda   penyakit kanker payudara  adalah menstruasi yang terlambat ,masa haid yang lebih cepat  ,eksim yang tidak sembuh  di sekitar puting,  penampakan  benjolan pada  payudara,  payudara   menghasilkan  cairan berwarna ,  beberapa faktor penyebab kanker payudara  seperti  rajin rutin setiap hari    meminumi minuman minuman keras  beralkohol, rajin rutin setiap hari   merokok,  rajin rutin setiap hari menjadi tokoh utama yang  memainkan  peran sebagai perokok pasif,  rajin rutin setiap hari  makan makanan ber lemak,  ingin melahirkan bayi  di atas usia  usia 30 tahun, biomolekuler merupakan  perubahan inti sel menjadi tidak normal yang dikarenakan  zat radikal bebas,  jika  molekul kehilangan elektron, molekul  akan mencari  dari sel normal  akhirnya merusak sel normal  lalu  merubahnya  menjadi sel kanker,  kanker payudara terjadi oleh sebab   biomoleuler yaitu perubahan sel normal menjadi tidak normal,yang mana perubahan ini  terjadi  berjam jam berhari hari berminggu minggiu berbulan bulan bahkan hingga bertahun-tahun , 

kanker payudara sebenarnya dapat diatasi  asal  terdeteksi  dini melalui mammografi, kanker payudara  berasal dari saluran kelenjar  ,  jaringan penunjang payudara dan  kelenjar, semakin tinggi stadiumnya, semakin besar  ukuran benjolan , semakin besar resiko keganasanya,  semakin sulit kesembuhanya ,semakin mahal  biaya pengobatanya  baru berupa benjolan  kecil  belum menyebar  ke  organ tubuh lain, maka cara mengatasinya dengan  operasi pengangkatan  benjolan secepatnya  sebelum  membesar, pada  stadium empat,  benjolan telah  menjalar ke organ tubuh lain.

kanker payudara kronis

seperti yang tertulis pada jurnal  Cancer Research , Dr Nick Turner, ketua peneliti     Inggris  mengungkap penyebab  mengapa  ada pasien kanker payudara yang tidak berhasil di terapi ,jawabnya   adalah  karena terlalu banyak gen bernama   FGFR1 yang tidak merespon obat terapi  hormonTamoxifen,  1 dari 10 pasien kanker payudara  mempunyai  jumlah gen FGFR1 yang sangat tinggi, Tamoxifen adalah  obat untuk mengatasi   kanker payudara yang kambuh , namun peneliti berhasil mematikan  gen FGFR1 sehingga Tamoxifen kembali aktif, jika gen  FGFR1 dimatikan ,  Tamoxifen aktif  menyapu  sel-sel kanker,
peneliti juga mengembangkan obat  guna  mematikan gen  FGFR1 selanjutnya mampukah  obat ini menyapu  kanker walau banyak copy gen , Tamoxifen  menghambat estrogen yaitu  hormon seks wanita , yang  mendukung tumor, obat penguat tulang  juga mampu  mencegah kanker payudara, ini merupakan hasil penelitian  peneliti yang  sudah pernah merekrut  151.592 relawan  wanita, didalam penelitianya  2.216 relawan  wanita sudah  mengonsumsi  penguat tulang  bisphosphonates guna  mengatasi  osteoporosis, ketika 7 tahun kemudian peneliti  menemui lalu memeriksa ulang   2.216 relawan  wanita ,padahal peneliti juga sudah memasukkan faktor  berat badan,  hormon, usia, kebiasaan merokok,   ternyata  hanya   31 %   dari  total relawan  yang mengonsumsi  bisphosphonates   yang menderita kanker payudara, penelitian ini memang tidak   membuktikan benar benar  khasiat  suplemen ini dalam  mengatasi  kanker, namun memberikan harapan, 
peneliti  di Israel,yang membanding  bandingkan  2.000  wanita sehat tidak  menderita kanker payudara dengan 2.000  wanita  penderita kanker payudara  yang menopause ,hasilnya  29 %  dari  2.000  wanita  penderita kanker payudara  yang menopause   mengonsumsi bisphosphonates , 

luke Peppone, asisten profesor di bidang radiasi onkologi dari University of Rochester Medical Center Institute of Medicine Amerika, menetapkan kadar vitamin D dalam darah yang normal yaitu pada level  32 nanogram per mililiter, vitamin D yang rendah mengakibatkan  tulang menjadi rapuh hingga beresiko patah tulang ,  vitamin D berguna untuk  pertumbuhan sel ,  menjaga  sistem imun , pasien kanker payudara yang mempunyai  kadar vitamin D tinggi   tidak akan mengalami penyebaran sel kanker,   pasien kanker payudara mempunyai  kadar vitamin D yang rendah ini sebagai efek samping terapi hormon  kemoterapi, ini merupakan hasil penelitian setelah peneliti yang sudah pernah  meneliti  berkali kali pada 166 relawan wanita  yang sedang dalam  prosedur proses  terapi penyembuhan kanker payudara, ditemukan bahwa  70 %   pasien berkadar vitamin D  rendah , dengan  rata-rata 27 nanogram per mililiter darah,  hal ini dapat diatasi dengan  suplemen vitamin D dosis tinggi  metastasis merupakan proses saat  sel kanker mampu  melepaskan diri nya dari tumor utama, kemudian masuk ke dalam sistem pembuluh darah tubuh , lalu  bersirkulasi dalam aliran darah, kemudian  tumbuh pada  jaringan  jaringan  yang jauh dari tumor pusatnya , pada  kanker payudara, metastasis terjadi di  organ-organ tulang,  otak,  paru-paru, hati,  pengobatan kanker   berdasarkan  kondisi  penyakit,  di  stadium 1 hingga 3 ,  kanker masih lokal, diatasi dengan  operasi  ditambah radioterapi , penambahan terapi kemoterapi pada pasien stadium awal  yang telah menjalani  operasi  berdasarkan faktor risiko getah bening,  menyusupnya sel-sel  kanker ke pembuluh darah,   ukuran tumor, keterlibatan kelenjar, reseptor hormonal, agresivitas tumor,  efek samping kemoterapi adalah nyeri sendi,  kebotakan,  mual dan muntah, sariawan, gangguan buang air besar, 
 kemoterapi  tidak diberikan pada pasien yang memiliki  infeksi, pasien yang memiliki kondisi psikologis sangat buruk,pasien yang memiliki jumlah sel darah putih kurang, pasien yang memiliki kondisi kesehatan sangat  buruk, 

mamografi
mamografi merupakan pemeriksaan  dengan  USG atau ultrasonografi yang  menjamin akurasi , ini adalah alat deteksi benjolan pada   kelenjar payudara dengan  sinar X berdosis rendah, biaya prosedur  mamografi  Rp 100000  hingga 400.000,  payudara wanita  asia  lebih padat dibandingkan  wanita eropa, maka hanya  mamografi akurasi pendeteksian jauh lebih akurasi , semakin nyeri  semakin keras   benjolan dalam  payudara,  semakin kecil kemungkinanya bahwa  benjolan ini adalah tumor , sebab benjolan kanker pada payudara tidak terasa nyeri, besarnya benjolan tergantung  stadium kanker payudara,  pada Stadium 0, pada saat  dini, benjolan belum bisa teraba, Stadium I, ukuran benjolan dibawah   1 cm, Stadium II, ukuran benjolan naik  menjadi 2  cm, Stadium III, benjolan naik menjadi 3 cm, stadium IV, benjolan  naik menjadi 4 cm keatas , saat  tepat pemeriksaan  yaitu  7   hari sesudah  selesai haid,sebab saat itulah hormon sudah  kembali normal sehingga, bila  ada  benjolan cepat terlihat, 

gel  penghambat tumor  payudara

 Profesor Seema Khan dan beberapa  ilmuwan  Amerika menemukan   gel yang  dioleskan pada   bagian lokasi  tumor di payudara supaya   tumor  mengecil sebelum  operasi dimulai,gel ini  merupakan solusi  bagi  wanita yang  tidak  ingin mengonsumsi tomoxiten,
afimoxfene dioleskan pada  lokasi tumor dimana  zat akan meresap ke dalam sel ,pemakaian gel ini mampu mengurangi efek toksin pada peredaran darah,uji klinis terhadap  55 wanita oleh peneliti perancis  menandakan bahwa bahan aktif tamoxifen  mampu  memperlambat jaringan kanker,pada tahun 1960 ,Tomoxifen dikembangkan di Inggris yang bisa  mengurangi risiko  dampak  kanker payudara sebanyak  30 persen,namun sebelum 5 tahun,hampir  setengah  dari total wanita yang mengonsumsi obat ini berhenti karena efek  pemakaian seperti  kegemukan,mual dan  muka merah,gel ini  mengandung zat aktif yang serupa dengan tablet tamoxifen, gel ini mempunyai   dampak buruk  lebih kecil sebab dioleskan di lokasi tumor, zat aktif dalam pil  mampu  menyebar ke seluruh peredaran darah,
peneliti berupaya  membuktikan  bahwa  ini efektif , aman  dan dinamakan  afimoxifene

Tamoxifen, digunakan untuk mencegah terulangnya  tumor atau mengecilkan tumor di payudara sebelum proses  operasi dimulai ,tamoxifen, menghambat reseptor  pada payudara yang menerima hormon estrogen yang memunculkan kanker payudara.

kanker payudara

Maria de Lourdes Rodriguez-Fragoso, dari Autonomous University mengungkapkan bahwa protein CYP2E1 juga ditemukan pada sel penyebab kanker payudara ,kandungan protein yang ada pada payudara dinamakan  CYP2E1,CYP2E1  sebagai pemecah ethanol, yaitu senyawa yang ada  pada alkohol,proses pemecahan mengakibatkan  terbentuknya  radikal bebas yang merusak membran sel juga  DNA dalam tubuh,ethanol yang terkontaminasi protein CYP2E1 dapat meningkatkan produksi radikal bebas yang dapat  memicu kanker,  bila wanita memiliki   protein CYP2E1 terlalu banyak  pada payudara apalagi bila  sering  minum alkohol, rentan mengidap  kanker payudara, daripada wanita yang memiliki  protein CYP2E1 rendah,

beberapa bahan ini bila dikonsumsi secara berlebihan mampu menjadi penyebab kanker payudara ,yaitu antaralain: 
-Polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) merupakan Senyawa yang biasa dihasilkan dari ikan yang dipanggang,juga  ditemukan pada minyak, tembakau,  batubara, kayu, bensin, 
-Polychlorinated biphenyls (PCBs) merupakan bahan kimia buatan yang dipakai sebagai cairan hidrolik, bila pembuanganya mengalami kebocoran, -Bisphenol A (BPA) ada pada  peralatan rumah tangga berbahan plastik, 
-bahan kimia  pengusir hama pestisida ,
- asap rokok ,
-pil hormon untuk  wanita menopause, 
-zat kimia paraben  dalam bahan kosmetik, sebab bersifat seperti hormon estrogen, 
-Hormon rBST (recombinant bovine somatotropin)   adalah  hormon buatan yang disuntikan ke sapi guna  meningkatkan hasil produksi susu  sapi, 
- Tetrakloroetilena atau tetrachloroethylene merupakan  zat kimia dalam produk  pelumas, silikon ,pelapis karet, tinta, lem, 
-Diethylstilbestrol (DES) merupakan   hormon estrogen buatan yang disuntikan  pada  wanita hamil guna mencegah  risiko keguguran, 

Dr Wendy Chen,  dari Brigham and Women's Hospital di Boston mengungkapkan bahwa pemakaian dalam waktu lama lebih dari 10 tahun dan overdosis pada setiap jenis hormon guna mengurangi gejala menopause mampu  memicu  risiko  kanker payudara,pil  hormon guna mengurangi gejala menopause berisi campuran  hormon progestin dan  estrogen yang memicu risiko kanker payudara,wanita yang sudah tidak mempunyai  rahim dapat mengonsumsi  pil hormon estrogen saja yang  aman dari risiko kanker, 

hormon estrogen  berperan dalam munculnya  kanker payudara, 
peneliti menemukan  jaringan parabens yang berkembangbiak pada daerah payudara yang dekat ketiak,parabens merupakan senyawa alami yang senyawa yang diserap oleh kulit namun menimbulkan kanker payudara,

kanker payudara

benjolan pada payudara disebabkan pertumbuhan bukan kanker,luka,infeksi belum tentu tanda  kanker, jika peradangan  di kulit payudara, keluar cairan aneh dari puting ,benjolan  terus tumbuh dan nyeri  mungkin  sebagai kanker,

urine deteksi kanker payudara

seperti yang tertulis pada  jurnal BMC Cancer,Elmar Stickeler sebagai kepala pusat penanganan kanker payudara di Universitas Freiburg,mengungkapkan bahwa sistem baru yang  mendeteksi kanker payudara melalui sampel urine didasarkan pada identifikasi molekul microRNA yang mengendalikan metabolisme seluler, yang  ditemukan pada berbagai bentuk sel kanker,materi genetik ini memasuki urine dari darah, dengan mengidentifikasi jumlah 4 mRNA yang berbeda dalam urine, dokter dapat mengetahui apakah subjek tes itu sehat atau sakit ,ini merupakan hasil penelitian setelah peneliti mengikutsertakan  25 relawan  wanita yang mengidap  tumor payudara pada tahap 1, 2 atau 3 dan 25 relawan sehat

bra dan kanker payudara

 kelenjar getah bening yang ada di ketiak berfungsi   mengalirkan cairan limfatik dari payudara yang  menjadi cara pencegahan  terhadap kanker,tidak  memakai bra ketika  tidur tidak mengakibatkan  kanker,
memakai bra terlalu ketat menghambat transfer cairan limfatik,
pemakaian bra saat tidur memicu rasa sesak hingga iritasi kulit ,

gemuk rentan  tumor payudara

wanita yang gemuk rentan  tumor endokrin-reseptor positif payudara dibandingkan wanita langsing,kegemukan rentan  kanker payudara,ini merupakan hasil penelitian setelah peneliti  pada tahun 1990
mengikutsertakan total 65.000 relawan wanita yang telah melewati menopause selama 13 tahun dengan menganalisa  data  wanita pasca menopause usia  50 hingga 79 tahun ,13 tahun berikutnya, 3400  relawan   dari 65000 mengidap kanker payudara,

gen kanker payudara

 suku Ashkenazi di Israel menjadi salah satu pembawa gen-gen kanker payudara, dari sana gen kanker  bermutasi lalu menyebar, terdapat  Gen Braca pada wanita yang mengidap kanker payudara  yang  bermutasi menjadi Braca 1,Gen Braca sebelumnya adalah gen yang berfungsi mencegah kanker namun karena gen ini  bermutasi justru menjadi pemicu kanker,gen ini yang ada  di tubuh Angelina Jolie ,gen orang asia tenggara yaitu  Braca 2,yang lebih jinak dibandingkan Braca 1,braca 1 memicu  80 % kanker payudara, Braca 2 memicu , 80 % kanker ovarium,

kedelai dan kanker payudara 

Leena Hilakivi-Clarke, sebagai profesor onkologi di Georgetown Lombardi Comprehensive Cancer Center di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa wanita agar tidak menderita kanker payudara  disarankan untuk tidak mengonsumsi  kedelai ,ide yang mengatakan  bahwa  kedelai yang mengandung genistein isoflavon, menyebabkan tumbuhnya sel-sel kanker payudara bahkan  mengganggu  antiestrogen berdasarkan  penelitian  pada tikus yang tidak mempunyai  T-sel sitotoksik (sel kekebalan tubuh),saat tikus tikus sebelum pubertas di laboratorium diberi makan kedelai yang mengandung genistein, respon imun sel T diaktifkan bahkan sebelum  memulai pengobatan tamoxifen (terapi anti-estrogen) akibatnya 
 para ahli onkologi mewajibkan  kepada seluruh pasien kanker payudara untuk anti  konsumsi makanan berbahan dasar kedelai,hasil penelitian ini mengatakan sendiri bahwa kemampuan genistein dalam mengaktifkan respon imun antitumor dan mengurangi ekspresi mekanisme imunosupresif menunjukan bahwa  genistein mencegah  kanker payudara,

operasi kanker payudara

beberapa hal  yang dapat memicu timbulnya kanker payudara yaitu penyakit di daerah merokok,uterus, ovarium,kegemukan, liver 
 metode mencari  apakah ada benjolan yang  keras di payudara hingga  di bagian ketiak menggunakan ultrasonik,mammography, ducktography pada saat masa menstruasi,gejala  kanker payudara  bentuk  puting , perubahan kulit  payudara,
bila sesorang mengidap kanker payudara  dari stadium 1 hingga 4, maka langkah yang  dilakukan, yaitu: 
Kemoterapi hanya saat kanker masih dalam tahap bawah guna mencegah  penyakit menyebar,  dengan waktu 14 hari ,operasi,operasi pengangkatan tumor  payudara dibagi 2 macam yaitu pengangkatan penuh dan mastektomi ,pada pengangkatan penuh maka pengangkatan dilakukan bila kanker sudah menyebar  luas,kemungkinan dokter melenyapkan  payudara yang  terinfeksi kanker secara keseluruhan, pada  mastektomi, maka pengangkatan hanya  pada biji tumornya saja,sesudah  operasi dan kemoterapi, dilakukan  immunoteraphy guna memperkuat sistem imun,

kurus dan kanker payudara

Ylva Trolle Lagerros sebagai peneliti dari Karolinska Institute in Stockhold mengungkapkan bahwa hampir semua hasil penelitian mengatakan bahwa wanita yang  gemuk rentan terkena kanker payudara,  alasannya sebab  lemaklah yang  memicu pertumbuhan sel kanker payudara,
namun  wanita kurus pun rentan terkena kanker payudara ,

vitamin D cegah kanker payudara

 Dr Heather Hofflich, seorang profesor kedokteran di University of California San Diego,mengungkapkan bahwa vitamin D didapat dari keju, ikan lele, minyak ikan,sinar matahari ,wanita yang mengidap  kanker payudara namun memiliki  kandungan vitamin D yang tinggi  dalam aliran darahnya akan lebih terhindar dari penyakit kanker payudara daripada wanita yang tidak memiliki vitamin D ,vitamin D yang masuk di dalam aliran darah untuk  memperbaiki sel-sel normal yang rusak akibat pengaruh sel kanker, Vitamin D mampu membasmi sel-sel kanker di dalam tubuh.

yodium cegah kanker payudara


Dr Jeffrey Dach,  mengungkapkan bahwa  yodium didapat dari rumput laut dan makanan laut,mengonsumsi 150 microgram yodium setiap hari dapat mencegah kanker payudara, contohnya Jepang yang tingkat wabah  penyakit kanker payudara, tiroid, kanker prostat, sangat rendah,




loading...
loading...
loading...