xtoyol: Body Dysmorphic Disorder
Showing posts with label Body Dysmorphic Disorder. Show all posts
Showing posts with label Body Dysmorphic Disorder. Show all posts

Wednesday, July 18, 2018

Body Dysmorphic Disorder

Body Dysmorphic Disorder

Body Dysmorphic Disorder

Body Dysmorphic Disorder  adalah seseorang baik itu laki laki wanita tua muda  jelek cakep miskin kaya  bertingkat IQ rendah ,sedang atau tinggi   yang menderita  kelainan secara  mental  psikologis kronis dimana seseorang   tidak mampu dengan cara apapun untuk berusaha   berhenti dari perasaan  anggapan   adanya suatu    kekurangan kekurangan  dari  bentuk fisik dirinya sendiri  , Kekurangan kekurangan  ini  kadang menurut  ukuran standart orang lain yang normal   dinilai  sebagai kekurangan  sanagt kecil  sederhana tidak parah tidak berpengaruh pada diri sendiri maupun tidak merugikan kepentingan orang lain ,kekurangan ini  bisa diabaikan  atau bahkan hanya hasil  imajinasi dari penderitanya saja( ugly imagination)  namun  bagi   penderita kelainan  ini, kekurangan yang dirasakanya  dianggap   membuat penderitanya sangat   sangat malu, tidak pantas  untuk diperlihatkan  di depan umum, bahkan  penderitanya  benar benar nyata  malu  hanya untuk sekedar bertemu sebentar , malu  dilihat orang yang tidak dikenal, malu berjalan jalan ditempat umum  bahkan  kebanyakan para penderita sehari harinya hanya   mengurung diri  dalam ruangan bahkan ini mengakibatkan stres frustasi  berkepanjangan ,
Body Dysmorphic Disorder atau   dysmorphophobia yang berlarut larut menjadi gejala 
ketakutan  adanya deformitas yang dirinya sendiri , dirinya sendiri selalu diselimuti ketakutan,kegelisahan, kecemasan ,kekhawatiran, yang selalu tertancap didalam otaknya seperti    menganggap dirinya   cacat, menganggap dirinya    memiliki ketidaknormalan  fisik, namun anehnya penyakit kelainan mental ini tidak menular atau jarang terjadi , 
dirinya  akan selalu terobsesi dengan penampilanya  dirinya  sangat  merasakan sendiri meyakini mempercayai bahwa dirinya memang benar benar  kurang menarik,kurang cantik, kurang ganteng, kurang cakep, kurang cerdas ,kurang pintar,kurang pandai,kurang hebat,kurang   percaya diri, kurang tinggi,kurang pendek, kurang baik, kurang bersih ,kurang wangi bau badanya,kurang putih kulitnya, kurang beruntung, sering  setiap hari merasa  mempersalahkan kondisi fisiknya  ,mempersalahkan kekurangan yang dilakukanya , 
cenderung diri sendiri  akan   mengisi waktu sehari hari hanya untuk berlama-lama bercermin saja tidak makan tidak mandi tidak tidur tidak keluar kamar tidak gosok gigi tidak melakukan kegiatan yang bermanfaat yang menghasilkan uang yang berguna bagi masadepan yang berguna bagi keluarganya yang berguna bagi orang disekitarnya  namun sekedar hanya  menatap wajah diri sendiri  sambil beranggapan  mengapa dirinya  tidak cantik, mengapa  dirinya buruk wajahnya , mengapa  dirinya  tidak normal tidak seperti teman temanya ,padahal sebenarnya faktanya  teman temanya kenalanya saudara saudaranya adiknya kakaknya tetangganya orangtuanya ayah ibunya paman bibinya tidak pernah sekalipun menghina kejelekanya , tidak pernah sekalipun mengatakan dirinya jelek tidak cantik atau ganteng , bahkan ada penderita  yang  memiliki hidung mancung namun menganggap  hidung nya  terlalu pesek, alis mata anda tidak menarik  , 
berdasarkan  penelitan para peneliti  masalah    Body Dysmorphic Disorder  ini  sering terjadi  hingga  1 % dari   populasi, terutama  golongan orang orang  yang menjalani operasi kosmetik, operasi bedah implan payudara,  operasi  bedah kosmetik , operasi kosmetik  yang dijalani bahkan 10 kalipun tidak membuat para   penderita  Body Dysmorphic Disorder  ini  puas dengan kondisinya, 
bahkan setelah menjalani operasi membuat penderita Body Dysmorphic Disorder  ini  semakin kurang percaya diri,menutup diri,menutup  hati, tidak transparan,tidak terbuka, tidak pernah berterusterang atas apa yang dialaminya, walaupun  ini sudah digolongkan sebagai  penyakit kelainan mental, penyebabnya   juga tidak jelas,sehingga untuk mengatasi masalah ini belum ada cara cara yang  tepat dapat teratasi, namun kemungkinan ini adalah pengaruh lingkungan  yang mempengaruhi  kekurangan mental mental lemah para  penderitanya, pengaruh psikologis  berdampak pada kekurangan juga   kelainan  struktur  kimiawi otak, genetik, lingkungan trauma, pengalaman hidup, kultur, keadaan  masyarakat yang mementingkan aspek keunggulan fisik dan  kepribadian , keadaan  masyarakat yang mementingkan aspek keunggulan jiwa  perilaku moral mental psikologis,  keadaan lingkungan yang membuat kurang percaya diri ,