xtoyol: MSG mempengaruhi makan
Showing posts with label MSG mempengaruhi makan. Show all posts
Showing posts with label MSG mempengaruhi makan. Show all posts

Saturday, July 21, 2018

MSG mempengaruhi makan




MSG  mempengaruhi  makan

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) sudah menggolongkan MSG sebagai makanan yang tidak berbahaya, namun masalah  MSG  masih  benar-benar  di pastikan keamananya,MSG mempunyai  kandungan monosodium glutamat yang terdiri dari  glutamat,natrium dan air ,dimana glutamat  juga ada  dalam  ikan,  sayuran,daging,susu dan keju,asam glutamat  mampu menjadikan makanan lebih lezat dan   sel-sel saraf otak lebih aktif,efek samping yang dilaporkan  kebanyakan  pada sistem saraf di otak,MSG secara tidak langsung mengakibatkan  konsumen  menjadi mengalami  penurunan fungsi kognitif otak, fungsi kognitif otak  untuk  berpikir logis,berkonsentrasi  dan mengambil keputusan,
otak mempunyai  banyak saraf yang menerima banyak rangsangan,yang dinamakan  reseptor pada  bagian hipotalamus otak,sedang glutamat MSG  memiliki  banyak reseptor yang terdapat  di hipotalamus, reseptor dalam otak  menjadi terangsang secara berlebihan oleh kandungan  glutamat yang terlalu  tinggi atau overdosis ,secara berlebihan  terus menerus mengakibatkan  aktivitas reseptor  yang berlebihan cenderung memudahkan   mempengaruhi  neuron,neuron  yaitu  sel-sel saraf  untuk menjalankan fungsi kognitif otak,
dampak yang ditimbulkan tidak terjadi  dengan cepat sekejap, namun  lama kelamaan efeknya  yang akan menumpuk,monosodium glutamat (MSG) atau micin 
 sebagai garam paling stabil yang   memberi rasa umami atau gurih pada makanan,
 merupakan garam natrium asam glutamat yang ditemukan oleh Kikunae Ikeda, profesor kimia Universitas Tokyo, pada tahun 1908, MSG  merupakan asam amino umum yang terjadi secara alami  pada  jamur,buah, sayur,keju,tomat,  permesan dan kecap,Umami artinya gurih,istilah rasa yang  diperkenalkan oleh Ikeda, selain empat rasa dasar yaitu pahit, manis, asam dan asin,profesor Ikeda mengisolasi  atau memisahkan zat asam amino itu dari kombu rumput laut kering, yang biasa dipakai membuat kaldu dashi masakan khas jepang,lalu mencampurkan  dengan natrium atau sodium,sodium adalah salah satu dari dua unsur dalam garam meja, yang memungkinkan glutamat dalam bentuk bubuk tetap stabil,yang bisa ditambahkan pada makanan,kemudian dinamakan monosodium glutamat dan menyebabkan Kikunae menjadi  pengusaha  yang sangat kaya sebab bumbu MSGnya, Ajinomoto, di hampir seluruh dunia.pada tahun 1968 ,MSG pernah menjadi heboh sebagai makanan berbahaya ,oleh sebab Dr Ho Man Kwok mengirim  surat ke New England Journal of Medicine mengenai sindrom restoran China,dimana Kwok mengatakan bahwa dia mengalami lemas,mati rasa di  belakang leher yang menyebar hingga ke lengan, setiap kali makan di restoran China, Kwok  menduga  penyebabnya  yaitu kecap  namun  menganggap  MSG yang dipakai sebagai  bumbu  di restoran itulah penyebabnya,pengalaman  Kwok memicu   penelitian ilmiah   mengenai efek dari MSG, Dr John W Olney, peneliti Universitas Washington,mengungkapkan bahwa suntikan berbahan dasar MSG yang berdosis   tinggi  di bawah kulit pada tikus yang baru lahir mengakibatkan berkembangan di otak berubah  lebih lambat,sehingga  ketika tikus ini  tumbuh dewasa, maka tubuh tikus menjadi  mandul,gemuk dan kerdil, dan mengulangi percobaan  itu  dengan memberi MSG secara oral pada  bayi monyet rhesus ,dan menunjukan hasil yang sama seperti kondisi tikus,namun 19 peneliti lain yang juga meniru langkah pengujian   olney  pada monyet  monyet lain   mendapatkan hasil  kegagalan ,bahkan mirip gejala monyet dan tikus hasil eksperiment olney pun tidak, menandakan  hasil yang tidak  sama,bahkan penelitian pada manusia juga gagal,membuktikan efek buruk MSG ,peneliti memberikan  MSG dosis tinggi pada 70 relawan sehat ,hasilnya, tidak menemukan  gejala sindrom restoran China,pada 1995, Badan pengawas obat dan makanan AS (FDA) meminta Federasi Masyarakat Amerika  untuk  menganalisa mengenai MSG,bahwa  terdapat bukti  yang mengindikasikan seseorang  tertentu yang  mengalami  dampak buruk  MSG dalam dosis besar,yang mana  MSG  diberikan dalam bentuk larutan  tiga gram tanpa makanan,pada umumnya orang mengonsumsi MSG dengan kadar 0,55 gram per hari lewat makanan,pada tahun 2000 ,peneliti merekrut 130  relawan  yang  reaktif terhadap MSG,mereka diberi larutan MSG, juga diuji dengan dosis  lebih tinggi ,hasilnya 2 dari 130 relawan  yang mengindikasikan  reaksi konsisten terhadap MSG ,tetapi  saat ke 2 nya diuji dengan MSG dalam makanan, reaksi  justru  tidak konsisten ,kemudian FDA  mengategorikan MSG sebagai makanan  yang dinyatakan aman.MSG sebagai  penyedap rasa  sering ditambahkan pada  makanan kemasan  olahan beberapa restoran ,disarankan tidak lebih dari  6 mg perkilogram berat badan,ilmuwan spanyol  memberikan MSG  kepada  tikus,tikus yang diberi makanan  ber MSG lebih dari  70 persen dibanding tikus yang tidak diberi  MSG,menyebabkan tikus menjadi sangat bernafsu makan , menjadikan seseorang yang mengonsumsi berlebih akan cepat lapar, resistan pada leptin  yaitu hormon yang membuat  kenyang,membuat  kurang mikronutrien yaitu zinc,krom vitamin E, magnesium dan vitamin C ,peneliti  membuktikan, bahwa glutamat merupakan  zat yang sangat rendah toksisitas,tikus  yang  mengonsumsi 15 hingga 18 gram glutamat perkilogram berat badan, secara overdosis  baru berisiko  keracunan glutamat, secara alami  bayi tikus  sangat sensitif terhadap  MSG,rasa gurih dari  makanan yang ditambahkan MSG yang mengakibatkan banyak orang  menyukai  jajan camilan kemasan ,konsumsi makanan yang gurih,bila kebiasaan   nanti  mengakibatkan  makanan yang lain terasa  tidak enak, akan  menjadi lebih memilih jajanan yang terasa  gurih  dibanding makanan sehat bergizi   buah dan sayuran atau buah yang tidak segurih jajanan, pemakaian MSG  dalam makanan  diperbolehkan, asal tidak berlebihan,sedangkan
jajanan yang tidak sehat memiliki ciri ciri antaralain:
- jajanan yang ditandai dari  baunya   yang asam,bisa jadi  makanan  ini sudah kedaluwarsa,
- Jajanan yang penuh warna mencolok padahal, warna mencolok merupakan tanda jajanan  ini menggunakan  zat perwarna ,zat pewarna yang digunakan secara sembarangan belum tentu zat pewarna khusus untuk makanan,
- jajanan yang   dibungkus koran  dapat tercemar  debu dan  lalat.
- jajanan yang kurang  baik yaitu yang memiliki    rasa yang terlalu tajam gurihnya  menunjukan bahwa  makanan itu  terlalu banyak memakai  penyedap rasa,

MSG atau monosodium glutamat  hingga saat ini sangat  sulit diganti dengan bumbu bumbu alami seperti merica,ketumbar, bawang merah, bawang putih, garam, lada, pala, jinten, kaldu tulang, oleh sebab  harga  monosodium glutamat lebih murah daripada bumbu bumbu alami  , lebih praktis daripada bumbu bumbu alami ,lebih lezat gurih  bila ditambah bumbu instan lain daripada bumbu bumbu alami , sehingga menjadi favorit para pelaku bisnis makanan  ,sedang penyebab mengapa monosodium glutamat lebih gurih lezat ketimbang bumbu bumbu alami   karena monosodium glutamat  menaikan  intensitas keempat rasa dasar dari makanan yaitu asam ,manis, asin, pahit, gurih atau  bahasa Jepangnya sebagai umami, 
umami cenderung mampu  membangkitkan nafsu makan,