xtoyol: alergi dan intoleransi makanan
Showing posts with label alergi dan intoleransi makanan. Show all posts
Showing posts with label alergi dan intoleransi makanan. Show all posts

Tuesday, July 17, 2018

alergi dan intoleransi makanan



alergi dan intoleransi makanan

alergi dan intoleransi makanan

seperti yang tertulis di Annals of Allergy, Asthma & Immunology , Ruchi Gupta, MD, MPH, asisten profesor pediatri di Children's Memorial Hospital Northwestern School of Medicine, dan penulis dan Scott H. Sicherer, MD, profesor bidang pediatri di Mount Sinai School of Medicine dan penulis buku Understanding and Managing Your Child's Food Allergies mengungkapkan bahwa kebanyakan orang tidak mampu   membedakan alergi makanan dan intoleransi makanan sehingga mengakibatkan penderitanya tidak mampu mengatasi masalahnya, kebanyakan orang tidak  menanggapi secara  serius masalah alergi makanan yang dialaminya sebab menganggap bukan penyakit berbahaya yang mematikan ,  padahal sebenarnya bila dianggap seperti batuk flu maka dalam waktu puluhan tahun bahkan berakibat  fatal,  intoleransi makanan yang dialami seseorang  hanya dirasa seperti  ketidaknyamanan,   perbedaan antara intoleransi makanan dan alergi makanan yaitu: 
intoleransi makanan tidak menyeramkan hanya mengakibatkan   tidak nyaman, 
 sistem imun tidak berkaitan dengan Intoleransi makanan,  seseorang yang tidak mampu  mentoleransi makanan akan  kehilangan zat  pada   pencernaan yang berfungsi   mencerna makanan ,  seperti intoleransi laktosa  yang dialami orang yang kekurangan enzim pencernaan laktat, gejala  intoleransi makanan  berkaitan  dengan pencernaan, yaitu serangan asma,kembung,  kram  perut, diare, banyak buang angin,  ruam , gatal-gatal 
ada kenyataan bahwa  seseorang tidak mampu  mencerna makanan yang mengandung tepung gandum, ini dinamakan  intoleransi makanan, sulfida pada anggur, pewarna makanan,  mampu memicu intoleransi yang  disalahartikan sebagai alergi, intoleransi makanan bisa  diatasi,dengan  mengonsumsi obat yang mengandung enzim laktat,  
Alergi makanan muncul saat   sistem imunitas keliru  menyerang protein di dalam makanan, saat  tubuh keliru  mendeteksi   makanan sebagai substansi asing, sehingga tubuh  membentuk antibodi guna  melawan substansi  asing itu,  dilain waktu  bila tubuh menemukan makanan yang terdeteksi sebagai substansi asing itu lagi , antibodi secepatnya  mengirim  sinyal ke  sistem imunitas guna  bereaksi melawan substansi asing,   sehingga menimbulkan  tanda tanda  ringan seperti pusing, lidah membengkak, bintik-bintik merah yang gatal, bibir gatal,  bahkan hingga  pingsan,  makanan yang  sering memicu alergi  pada orang dewasa adalah kerang-kerangan,sedang pada anak yaitu  telur, susu sapi, kacang, jangan dikira  anak yang mengalami  alergi susu sapi dapat  diganti dengan susu rendah lemak, jangan dikira   alergi tidak akan sembuh ketika  anak bertambah  dewasa,  jangan dikira alergi makanan dapat  sembuh, jangan dikira  ada pengobatan guna mengatasi   alergi makanan,sesungguhnya  alergi mampu  menghilang dengan sendirinya  tanpa obat obatan seiring bertambahnya usia. namun yang terpenting disini adalah  cara cara bagaimana  mengatasi alergi yaitu  menghindari makanan penyebabnya ,  dengan  melakukan pemeriksaan ke dokter guna  mengetahui makanan apa yang membuatnya alergi , 
sebelumnya tidak  pernah mengalami rasa gatal gatal  setiap kali makan telur, namun akhir akhir ini setiap kali makan telur kulit terasa  gatal-gatal ,apa  ini  alergi telur,   sebenarnya  alergi timbul saat   tubuh menanggapi  makanan  yang tidak tepat, ini  kebanyakan bukan dikarenakan  food allergy , namun  food intolerance karena  faktor  alergi makanan jarang terjadi , sehingga pada akhirnya membuat   bingung guna membedakan food allergy  dan food intolerance,kebanyakan masalah pada awalnya baik baik saja mengonsumsi asupan 5  telur  dadar  perhari sesudah seminggu muncul  gatal maka  kemungkinan ini  food intolerance,  bukan food allergy  ini  umum  tidak berbahaya, meskipun  memiliki tanda  food allergy,   mulut tidak sama dengan perut,    mulut sanggup mengunyah 5 atau lebih telur dadar namun saat perut  tidak sanggup mampu lagi  mencerna 5 telur  dadar  maka munculah food intolerance, Food intolerance akan berubah menjadi food allergy bila  kita tidak perduli lagi pada keinginan tubuh  ,terpaksa anda harus mengalah caranya jangan pernah lagi  anda tampak  makan 5  telur dadar  ganti 5 telur dadar anda dengan  vegetarian enzyme wholefood enzyme   sehingga protein protein  pada 5 telur dadar dapat dihancur leburkan sebab proteinlah tokoh utama yang memainkan peran besar penyebab Food intolerance menjadi food allergy , 

akhir akhir ini cenderung  banyak orang  yang menganggap alergi hanyalah penyakit biasa, padahal alergi  dapat berbahaya  bila dibiarkan, alergi janggan dianggap sepele sebab alergi  berpotensi mengakibatkan  penyakit lainya   mulai yang kronis seperti  asma, hingga yang  mematikan seperti anafilaksis syok atau Steven Johnson Syndrome akibat alergi pada obat,
alergi obat ini memang yang membuat  dokter  takut, alergi, menyebabkan  beban  besar bagi  pasien jika  tidak dilakukan  penanganan  tepat ,juga  biaya yang dikeluarkan akan  besar bila alergi dibiarkan penderita dapat berupaya menghidari pemicu alergi,  mendapat pengobatan yang tepat atau  terapi kekebalan (immunoterapi), alergi adalah   reaksi yang menyimpang dari tubuh yang berhubungan  dengan peningkatan kadar imunoglobulin E (Ig E)yaitu  suatu mekanisme sistem imun, Alergi merupakan kelainan yang tidak menular namun   seseorang akan  mengalami ini bila dipengaruhi faktor yaitu lingkungan dan  genetika (keturunan) ,alergi muncul oleh sebab  adanya zat yang memicu  yang dinamakan alergen, Alergen  masuk  melalui   sesuatu yang menempel pada kulit, saluran nafas , percernaan,suntikan, masuknya alergen , memicu  kekebalan tubuh , membentuk antibodi yang berhubungan  dengan alergen, inilah penimbul   alergi, gejala alergi yaitu sesak napas,gatal-gatal, bersin-bersin,   jenis  alergi yaitu 
 1 ,alergi yang berhubungan  dengan pernafasan yaitu  a. rinitis alergi  atau bersin dan pilek berulang di pada pagi hari dan b. asma
2. alergi yang berhubungan  dengan kulit yaitu  a. dermatitis atopik eksem  dan  b.urtikaria gidu-biduran , kaligata,   gejala alergi rinitis  pada mata yaitu mata kemerahan dan berair., mata  akan terasa gatal, sedangkan gejala alergi rinitis  yaitu hidung berair tersumbat , sulit  bernapas, bersin-bersin, hidung terasa gatal, jika hal ini dibiarkan maka akan berkembang menjadi sinusitis,Urtikaria  gidu-biduran  kaligata merupakan  kelainan kulit dengan gejala bentol  kemerahan  dan gatal,walaupun  gejalanya adalah  manifestasi dari  penyakit alergi, namun  penyebabnya  bukan oleh sebab  alergen,urtikaria  jika  penyebabnya  dari makanan kacang-kacangan, susu, telur, ikan laut,  maka pasien disarankan tidak mengkonsumsi makanan ini, agar tidak menimbulkan alergi oleh sebab itu disarankan  menghindari antara lain:
menghindari kulit binatang peliharaan, menghindari kecoa,menghindari cokelat,menghindari makanan laut,menghindari telur,menghindari susu,menghindariasap rokok dan  merokok,menghindari  ventilasi yang tidak ada ,
Alergi dapat terjadi pada  segala usia,  di bidang alergi ada hubungan  antara alergi dan usia,sebab  alergi kulit  dermatitis atopik  dan asma biasanya hanya  muncul  pada anak,

bila anak mengalami alergi kulit  dermatitis atopik, maka akan ada  risiko mengalami asma  nantinya, alergi  berupa gatal-gatal dinamakan urtikariasedang  penyebab urtikaria  sangat banyak,dimana salah satunya adalah alergi,pemicu  urtikaria yaitu  makanan, obat, udara  panas udara dingin,  urtikaria dapat disebabkan  karena  kelainan hormon yang tidak stabil  bila  pernah mengalami alergi sewaktu kecil, maka anda  penderita atopi  yaitu memiliki  kecenderungan mengidap  alergi,adanya gejala munculnya  urtikaria oleh sebab  perubahan hormon, seperti  urtikaria setelah  melahirkan atau  menstruasi,namun belum jelas apakah urtikaria ini  dikarenakan  hormon atau ada  faktor lain,urtikaria dibagi menjadi urtikaria kronik dan urtikaria akut  bila  mengalami urtikaria lebih dari 6  minggu, maka urtikaria ini tergolong  urtikaria kronik,walau telah dilakukan  pemeriksaan laboratorium  sebanyak 10 kali hingga saat ini  penyebab urtikaria tidak  ditemukan,bila tidak ditemukan penyebabnya, sulit melakukan terapi pengobatan , terapi antihistamin mampu  mengatasi urtikaria, antihistamin generasi baru  harganya lebih mahal,