Showing posts with label alzheimer demensia lupa. Show all posts
Showing posts with label alzheimer demensia lupa. Show all posts

Wednesday, July 18, 2018

alzheimer demensia lupa

alzheimer  demensia  lupa

alzheimer  demensia  lupa

pemeriksaan pendeteksian   gangguan fungsi kognitif ringan dapat dilaksanakan memakai metode  pemeriksaan neuropsikiatri yang dilakukan dengan system mini mental state examination,hasilnya apabila   keadaan pasien  terkena gangguan kognitif ringan maka dia akan  bernilai > 24, sedang  nilai < 24 dikategorikan sebagai demensia, obat-obatan  yang  biasanya untuk mengatasi  alzheimer juga  manjur untuk  melawan  gangguan fungsi kognitif ringan ,pada usia 55,keatas  wajar bila terjadi penurunan kognitif ringan  sebanyak  15% dari seluruh dunia, ini digolongkan sindrom predemensia yaitu kondisi transisi fungsi kognisi antara penuaan normal dan demensia ringan,setengah penderita  ringan ini  menjadi demensia, penurunan  ringan ini   berkaitan dengan iskemia  atau penurunan aliran darah  dan infark jaringan otak oleh karena  penyakit pembuluh darah dan aterosklerosis, faktor  penyebab gangguan kognitif ringan  antaralain   hipertensi,usia lanjut, dislipidemia, diabetes  merokok,penyakit paru obstruktif menahun, masalah  gangguan pembekuan darah,gagal jantung dan kegemukan, penderita gangguan fungsi kognitif ringan melakukan  aktivitas sehari-hari  dengan baik, pengendalian  atau pencegahan  gangguan ini pada usia lanjut  masih dapat diturunkan  sehingga  terhindar dari   demensia ,dengan cara  mengendalikan jangan sampai memiliki  gejala penyakit diabetes, tekanan darah yang tinggi , dislipidemia, mengendalikan hiperkoagulasi darah dan jangan sampai kegemukan,saat usia  belum 40 tahun  namun  pelupa,maka  penyakit demensia mulai ada pada diri Anda, gejalanya  yang plinplan , tidak mampu  beradaptasi dan sikap  kekanak-kanakan , dan bila  berkali-kali  terjadi , memungkinkan anda mengalami  penurunan kemampuan  daya ingat, demensia  penyakit yang  bermasalah   pada otak,yaitu dimulainya kerusakan sel-sel otak,yang mana cepat atau lambatnya penurunan tergantung dari cepat atau lambatnya kerusakan otak, seiring   meningkatnya usia, meningkat pula turunya kemampuan otak  mild cognitive impairment  akibat dari berkurangnya volume otak yang  awalnya  1000 ml  turun menjadi 900 ml  sebab kadar airnya menurun,
pada seseorang yang berada pada  tahap mild cognitive impairment  bisa  bertransformasi ke  moderate cognitive decline/impairment,   kerusakan sel otak pada  demensia yang ditunjukkan oleh gejala  plinplan, kecepatan otak  memproses informasi semakin  menurun,pengiriman informasi  sering tidak tepat,penderita kadang  berkepribadian seperti seseorang  yang sangat dekat denganya yang telah meninggal, emosi  secara spontan, membicarakan orang yang telah  meninggal seakan akan  masih hidup,terdapat dua  demensia, yang sulit diobati (irreversible ) dan  yang  bisa diobati (reversible),Demensia yang bisa diobati yaitu  penderita yang kekurangan  aktivitas kelenjar gondok (hypothyroidsm), penderita yang  mempunyai timbunan  cairan dalam ventrikel otak (normal pressure hydrocephalus ), penderita yang terlalu banyak  mengonsumsi alkohol atau  penderita yang terlalu banyak terinfeksi virus, jamur di dalam otak, bakteri didalam otak  perdarahan di bawah selaput keras otak (subdural hematoma),  demensia yang tidak bisa  diobati  disebabkan oleh karena rusaknya beberapa organ termasuk otak (multi-infark dementia) seperti stroke dan lewy body dementia atau  memiliki  penyakit Alzheimer, dokter saraf menyarankan kepada anda  untuk  melakukan  tindakan pencegahan dengan latihan senam otak  yaitu   menyilangkan tangan dan kaki secara bergantian agar  menyeimbangkan kemampuan otak  kanan dan kiri, dokter  saraf akan  melakukan pemeriksaan fisik,CT-Scan atau MRI (Magnetic Resonance Imaging),EEG (elektro ensepalogram),mencari tahu riwayat perjalanan penyakit, pemeriksaan psikoneurologis dan  tes laboratorium, pemeriksaan fisik  yaitu  penilaian domain kognitif,yaitu meminta pasien menebak  koin di tangan dengan mata tertutup,  meminta pasien mengambil  kertas   di lantai, meminta pasien menjelaskan nama  nama organ tubuh ,meminta pasien memeragakan suatu  gerakan   menyikat gigi, memijat,memukul , menendang dan berteriak,sangat sulit bagi penderita yang sudah parah untuk mampu  berinisiatif, merencanakan sesuatu dan membuat urutan, dokter akan memberi obat sesuai penyebabnya pada pasiennya   penderita yang memiliki  demensia yang sulit sembuh, akan diberi obat golongan rivastigmine,donepezil atau galantamine, sedang pasien demensia yang bisa diperbaiki ,dokter akan memberikan obat sesuai penyebabnya,perawatan dengan cholinesterase inhibitor  mampu  menstabilkan  kemampuan kognitif untuk sementara waktu, menurunnya kemampuan kognitif pada pasien Alzheimer juga bisa diatasi dengan obat itu, Dr Walter Koroshet, Deputi Direktur National Institutes of Health, Amerika dan 
peneliti dari National Institute of Neurological Disorder and Stroke, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa  anggapan wajar pada  lanjut usia  lansia   padahal, menurunnya kemampuan  otak merupakan gejala demensia, demensia  merupakan ketidakmampuan  otak  yang mengganggu  aktivitas sehari hari lansia, seseorang,penyakit ini berhubungan  dengan tekanan darah tinggi ,peneliti  melakukan pemindaian otak  pada  lansia yang memiliki  hipertensi dan menemukan terbentuknya parut di otak yang memicu  penyakit  alzheimer dan demensia , luka parut  terbentuk  bertahun tahun sejak remaja, sebelum terjadinya gangguan  otak  pada lansia,namun usia sebagai faktor utama yang  mempengaruhi alzheimer dan demensia,selain karena faktor risiko penyakit jantung , diabetes  ,hipertensi  dan obesitas , semua ini dapat dicegah bila penderita sejak remaja mampu mengendalikan tekanan darahnya, pengidap demensia mempunyai  faktor risiko  hipertensi yang akan melemahkan arteri sebagai  pemicu utama alzheimer,
hipertensi  merusak pembuluh darah kecil,dimana pembuluh darah kecil yang berfungsi  memberi makan sumsum otak  white matter , dan menggangu sinyal,sumsum otak berfungsi sebagai jaringan telepon pada sistem saraf dimana  setiap sel otak  akan saling berkomunikasi,  obat penurun penyakit jantung dan  hipertensi  dapat  mengurangi risiko munculnya demensia dan  alzheimer ,obat ini bernama  angiotensin receptor blocker (ARB) dimana  mereka  mengalami penurunan  risiko demensia  hingga 24 persen  setelah 4 tahun mengonsumsi obat itu, hanya 50 persen pengonsumsi  ARB yang membutuhkan perawatan di  akhir  penelitian , ARB  melawan angiotensin, angiotensin yaitu molekul yang mengakibatkan otot  pada   pembuluh darah berkontraksi,namun ARB menyebabkan pembuluh darah membesar menjadikan tekanan darah ringan,  awalnya  dibandingkan obat lain,ARB  sangat  efektif  melindungi   stroke dan diabetes,   ARB  terbukti nyata mampu mengatasi demensia daripada  pengobatan penghalang angiotensin converting enzyme (ACE)  untuk meredakan hipertensi,  Benjamin Wolozin dari Boston University School of Medicine yang  sejak 2002 hingga 2006,meneliti   819.000 pasien berusia 65 tahun keatas lebih yang mengidap  gangguan  pembuluh darah  dan jantung , semua pasien dinilai  apakah mereka mengonsumsi   obat  sakit jantung lain,  lisinopril untuk mengatasi masalah pembuluh darah  , ARB atau  obat jantung lain, namun  David Hogan dan Colleen Maxwell dari University of Calgary, Kanada,mengungkapkan bahwa hasil penelitian ini mempunyai  kelemahan sebab penelitian ini tidak menganalisa demensia pada wanita,penelitian ini merupakan penelitian  singkat dan  tidak  menganalisa  riwayat  demensia, oleh sebab itu  diperlukan  penelitian lanjutan guna  memverifikasi  hasil penelitian ini,peneliti dari The Rush Institute for Healthy Aging di Chicago, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa  makanan yang  mengandung antioksidan, niacin dan  vitamin B3 ,berkhasiat mencegah alzheimer hingga 75%,ini merupakan hasil  penelitian 9 tahun,terhadap 3.718  para lansia ,setelah diberikan 22 miligram niacin setiap hari sebagai diet,berakhir dengan mengukur kemampuan otak mereka,dibandingkan dengan  lansia lain  yang hanya dibeei 12 miligram niacin per hari,  penelitian sebelumnya mengindikasikan vitamin B3 atau niacin  penting untuk saraf penerima isyarat,belum diketahui  mekanisme hubungan antara  kesehatan otak dan niacin,  Martha Morris, sebagai kepala institut menyatakan bahwa dianjurkan  mengonsumsi lebih dari   15 miligram niacin setiap hari,niacin yang didapat dari  ikan salmon dan ayam. Alzheimer merupakan penyakit kelemahan daya ingat karena  kematian  secara cepat sel-sel saraf yang cenderung  terlambat diketahui  ,melemahnya  kemampuan indera penciuman merupakan awal  alzheimer, hasil penelitian terhadap tikus  mengindikasikan  adanya hubungan antara kotoran diotak dan terbentuknya plak
amyloid,  sebagai penyebab  lemahnya indera penciuman dan alzheimer, 
kotoran  atau plak  yang terbentuk pada  otak tikus yang berfungsi  sebagai  penciuman,mengakibatkan  tikus  memerlukan waktu lebih lama  guna mengendus bau sebelum mengingatnya,pada perkembangan selanjutnya, penderita alzheimer tidak  mampu mengingat apa-apa pun tentang  keluarga,yang berisiko alzheimer  merupakan lansia  berusia lebih dari 60 tahun apalagi bagi yang  mempunyai riwayat keluarga pernah mendapat  gangguan luka pada otak,  gangguan serangan jantung,stroke,alzheimer,  dan diabetes, masalah terbanyak pada orang orang berusia 60 keatas  yaitu  turunya kemampuan mengingat,oleh sebab itu para peneliti menyarankan  banyak banyaklah mengonsumsi ikan secara rutin, sebab ikan memainkan peran besar mencegah masalah  daya ingat para lansia,ini didapat dari hasil  penelitian  pada  1.500  lansia india ,amerika latin dan  china, yang sejak remaja telah diketahui sebagai kelompok diet ikan ,terutama ikan  lele ,terbukti   demensia mereka berkurang hingga 18 persen,walaupun tidak 100 persen dibandingkan kelompok lain yang tidak mengonsumsi ikan memperoleh resiko terkena demensia hingga 60 persen saat lanjut usia,sedang kelompok orang yang rutin sejak remaja memakan daging kambing,setengah matang,kambing panggang akan  mempunyai persentase  demensia sangat  tinggi,
 dr Emiliano Albanese, dari King's College London, Inggris.mengungkapkan bahwa penelitian ini  dilakukan masih pada  satu kali survei,diperlukan penelitian survei lanjut guna  melihat  hubungan  antara  berkurangnya risiko demensia dan rutinya konsumsi ikan lele ,jika  ikan lele  terbukti mampu  melindungi otak ,peneliti  percaya   kandungan lemak jenuh omega-3 pada  ikan lele ,salmon,albacore tuna atau makarel ,terbukti   omega-3 mempunyai komposisi  yang mampu   mengurangi inflamasi,  mencegah pembentukan protein amyloid yang banyak terdapat otak pasien alzheimer , melawan demensia dan melindungi sel saraf otak  , hasil penelitian dari  14.960 lansia  di Republik dominika, meksiko, venezuela ,peru,kuba,india dan china yang berusia 60 tahun keatas,dimana didapati  keterkaitan antara konsumsi ikan secara  rutin  dan demensia pada  para lansia  dari negara itu, 
Dr. Wouter J.P. Henneman, dari Vu University Medical Center di Amsterdam, Belanda,  mengungkapkan bahwa  lansia yang sudah kehilangan  sel di jaringan organ  hippocampus  otak  memungkinkan akan mudah  terserang  amnesia,para peneliti 
yang memanfaatkan  MRI (magnetic resonance imaging)   untuk mengukur volume  otak manusia  dan pada awalnya  meneliti  hippocampus  64 pasien alzheimer  ,kemudian meneliti  lagi  18 bulan kemudian untuk  menganalisa  angka penyusutan otak, dimana peneliti meneliti  44 orang  yang memiliki  gangguan ingatan  ringan   MCI  dan 34 pasien yang sehat tidak mempunyai gangguan  ingatan  yang menjadi pengawas, didapatkan  3 pengawas  dan 23 orang  telah terserang penyakit Alzheimer, sedang  para pengawas  dengan volume  hippocampus  lebih kecil  dengan tingkat penyusutan otak yang tinggi  menjadi memiliki kemungkinan lebih tinggi  terserang Alzheimer dibandingkan dengan volume hippocampus yang lebih besar namun  penyusutan otak  yang  lambat, pada masa  gangguan  ingatan ringan ,dimana  berhenti nya  pertumbuhan  hippocampus, seseorang yang  telah  terserang penyakit Alzheimer, akan mengalami kehilangan sel syaraf  yang  tersebar di seluruh otak,terhentinya pertumbuhan  hippocampus menjadi pertanda  adanya perkembangan penyakit Alzheimer pada seseorang.
Leslie Shaw dari Universitas Pennsylvania School of Medicine mengungkapkan bahwa peneliti menguji coba piranti medis  uji akurat guna  mendeteksi Alzheimer di  awal sebelum gejala demensia  merusak semua  sistem otak,peralatan uji ini   akurat 80 %  mengukur protein yang terdapat  dalam cairan tulang belakang,tanda Alzheimer, alat ini akurat memprediksi pasien yang  mempunyai gangguan  ingatan  yang  mengarah ke gejala Alzheimer, alat ini juga membantu peneliti   dalam meningkatkan metode perawatan alzheimer, supaya kerusakan ingatan  tidak  sampai menimbulkan  alzheimer,  kini peneliti mencari  metode menganalisa  Alzheimer pada  tahap awal sehingga dokter semakin mudah memberi  obat agar penyakit tidak bertambah parah, peneliti juga  menetapkan standar pemeriksaan  pada kadar dua penanda  Alzheimer di otak, yaitu  protein amyloid beta, yang  umumnya menyebabkan  plak-plak lengket di  otak dan kadar abnormal dari protein tau, yang  umumnya menyebabkan terbentuknya serat kusut di otak, peneliti juga 
mengukur  jumlah protein tau dan konsentrasi amyloid beta42 polypeptide,
peneliti  
. Eleanor Maguire dari Wellcome Trust Center for Neuroimaging, University College London, mengungkapkan bahwa  dengan pemindai  komputer  canggih yang dapat  mengukur peredaran darah,peneliti   menganalisa aktivitas otak ,maka pikiran manusia  mampu dibaca ,dengan penyinaran cahaya guna  mengetahui  daerah otak besar menyimpan ingatan,pencitraan resonansi magnetik fungsional
 atau fMRI yang menyorot pada jaringan organ otak  ketika  sedang aktif,
peneliti  dapat mengetahui  seseorang hanya dengan melihat data pada otak,  bisa mengetahui   seseorang ,membaca ingatan spesial  di dalamnya ,namun masih terjadi  risiko kekacauan pembacaan pikiran ,walaupun masih belum sempurna  penemuan ini akan bermanfaat bagi pengembangan penanganan  Alzheimer,
menganalisa aktivitas neuron  atau sel syaraf tertentu dalam otak besar  atau hippocampus,otak besar  merupakan  organ otak yang  berperan  bagi  ingatan  dan pengendalian, Penelitian ini  mengungkapkan  tentang bagaimana  ingatan  lebih lengkap dari  masa lalu yang didata dalam sel syaraf,  pemakaian fMRI untuk pemeriksaan keseluruhan ingatan  kemungkinan memunculkan masalah etika,sehingga   sementara  alat ini hanya  untuk  pada relawan yang diteliti,
 peneliti Demis Hassabis mengungkapkan bahwa  teknologi ini masih memerlukan waktu  10 tahun  lagi agar dapat  diterapkan.
beberapa cara guna  mencegah lupa ,antaralain:
- mengisi permainan teka-teki silang 
- memasang  kalender kertas   sehingga  setiap kegiatan dapat di buat catatan atau melingkari tanggal  di lembaran kalender ,tentang jadwal  apa saja yang akan dilakukan. 
- menulis  jadwal kegiatam di kertas yang kemudian ditempelkan didinding  guna mengingat hal penting  untuk mengingatkan apa saja hal penting agar tidak lupa tulisan harus jelas terbaca dengan huruf besar,
pikirkan satu per satu  masalah yang harus segera diselesaikan , hindari stres , jangan jalankan  semua rencana secara  bersamaan
- senam otak  mampu meningkatkankan oksigen  , dengan cara  menggerakkan kaki kiri  bersamaan dengan tangan kanan ,
 tangan kanan menyentuh pusar lalu dua jari tangan kiri  memijat tulang tengah tepat di dua lekukan tulang selangka, 
- menundukkan kepala ke depan lalu memutarnya ke  kiri dan kanan,   konsumsi  junk food  yang berlebihan pada seseorang yang  memiliki alergi akan meningkatkan resiko  kerusakan sel syaraf otak,didapat setelah  peneliti   Karolinska Institutet, Swedia dan Susanne Akterin, ahli dari Alzheimer's Disease Research Center, di Karolinska Institutet ,selama 9 bulan memberikan seekor  tikus  makanan junk food ,maka  tikus menunjukan ketidak normalan  pada otaknya yaitu tampak adanya rangkaian kusut neurofibrillary yang berisi protein tau,ini  menunjukan  tanda awal  alzheimer,   kebiasaan  pola makan yang sangat berlebihan  dalam  lemak kolesterol 
menyebabkan perubahan kimiawi  seperti pada otak yang terserang Alzheimer, faktor genetik ditambah   tingginya  lemak  kolesterol  akan mengurangi substansi dalam otak,kemudian meningkatkan  resiko Alzheimer,peneliti akterin menemukan 20% varian gen atau protein apoE4, yang  umumnya terdapat  pada pasien yang mempunyai  faktor risiko mengidap Alzheimer,dimana gen ini berperan pada   sistem transportasi kolesterol , peneliti akterin  selama 9 bulan memonitor dan rutin memberi  terlalu banyak  makanan lemak kolesterol  pada  tikus   yang telah  dimodifikasi  secara genetis agar mempunyai varian gen ini, setelah 10 bulan ,tikus secara perlahan memperlihatkan  perubahan kimia di otaknya , terjadi pembentukan  ketidaknormalan  protein tau sebagai gejala awal  alzheimer,  kolesterol   menurunkan kadar protein lain yang dinamakan Arc  ,dimana arc yang  berpotensi memiliki kekuatan daya ingat.
 alzheimer belum dapat diketahui penyebab pastinya dan obat secara efektifnya , bila seseorang rutin  setiap hari  mengonsumsi lemak ikan yang  cenderung pada umumnya mengandung  omega 3  maka  omega 3 mampu mencegah  gejala penyakit kejiwaan atau schizophrenia dan depresi ,mengurangi risiko alzheimer  ,sebab omega 3 ini  meningkatkan  konsentrasi,daya ingat  seseorang,ikan menjadi  sumber asam lemak omega 3 alami, yaitu  DHA dan EPA,dimana zat  itu  bermanfaat untuk   menurunkan kadar trigliserida dalam darah ,menurunkan kadar kolesterol dalam  jantung dan hati, mencegah aterosklerosis , ikan yang kadar  asam lemak Omega 3 nya  10,9 gram per 100 gram  antara lain ikan tuna,slengseng,seren,layang,bawal, sidat, terubuk, tenggiri dan ikan kembung,  umumnya kadar asam lemak Omega 3 pada  ikan  laut  yaitu  0,1 gram  hingga 0,5 gram  per 100 gram ikan, dibeberapa perairan  ada beberapa ikan laut dengan  kadar Omega 3 nya hanya 0,084 gram per 200 gram,bagi para lansia yang memiliki gangguan alergi atau tingkat amnesia parah ,dianjurkan tidak memasak makanan  dengan alat masak yang berbahan  teflon atau aluminium  sebab bahan ini  menimbulkan risiko penurunan  daya ingat otak,  penderita alzheimer  dianjurkan menghindari paparan  timbal , merkuri , asap  pabrik,asap  kendaraan bermotor, pada tahun 2020 jumlah penderita demensia  asia pasifik naik 2   kali lipat  di bandingkan negara-negara  eropa,Organisasi Alzheimer se-Asia Pasifik pada 2005  membuat rekomendasi, memfokuskan  epidemi demensia,dimana  demensia yang diakibatkan oleh  70 % karena kasus alzheimer  yang cenderung diderita oleh  para  lansia  60 tahun keatas, demensia alzheimer merupakan akibat degenerasi otak , saat ini Organisasi Alzheimer Internasional ,  mewakili 77 Asosiasi Alzheimer di seluruh dunia  mendata   4,6 juta  penderita demensia baru , diseluruh dunia ,pada tahun 2050, jumlah penderita demensia diperkirakan mencapai 100 juta ,menyebabkan Organisasi Alzheimer Internasional mengeluarkan Piagam Global Penyakit Alzheimer pada Hari Alzheimer Dunia pada 21 September ,dimana  Piagam Global ini  memuat 11 penerapan  yang harus di tindak lanjuti  oleh pemerintah setempat  untuk menanggulangi epidemi ini, dimana salah satunya  penggalakan  wawasan  mengenai  cara menangani para penderita dan pengetahuan tentang penyakit demensia,
Anna Vogiatzoglou MSc dari Universitas Oxford dan  peneliti dari Universitas Oxford di Inggris,mengungkapkan bahwa  vitamin B12  mampu  menjaga organ  otak agar tetap selalu gembung, tidak menyusut dan volumnya tetap seperti pada manusia normal lainya,ini didapat setelah  peneliti  meneliti  107 pasien  berusia 61 hingga 87 tahun yang normal ,dimana  usia rata rata  peserta  73  tahun  dan 54 persennya wanita, peneliti  mengumpulkan sampel darah  guna  menganalisa  kadar vitamin B12,  vitamin B12 merupakan nutrisi  berasal dari  susu ,daging dan ikan, dengan piranti medis MRI(magnetic resonance imaging) ,para relawan  menjalani pemindaian otak setiap tahun,selain juga   uji fisik dan tes daya ingat 
tak satu pun dari subyek ini menderita kekurangan vitamin B12.
hasilnya  relawan yang  memiliki kadar vitamin B12 tinggi ,6 kali  tidak mudah  mengalami kerusakan otak dibandingkan para relawan  yang kadar vitamin B12-nya lebih sedikit, vitamin B12  mungkin  bisa mencegah  gangguan  daya ingat ,
para peneliti  belum menyelidiki apakah rendahnya vitamin B12 yang mengakibatkan  lemahnya  daya ingat ini  mempengaruhi  ukuran otak atau tidak,sebab  ada 
faktor lain  yang  berperan pada kesehatan otak,menyebabkan  efek pengobatan atas vitamin B12  ini belum bisa diketahui,munculnya  alzheimer oleh  akibat  proses degenerasi sel-sel neuron otak di daerah  frontalis  temporo-parietal ,demensia Alzheimer  merupakan  penyakit  yang  mematikan fungsi sel-sel otak, deteksi dini  merupakan hal terpenting guna mengatasi Alzheimer, penderita  hanya  menampakan gejala  seperti lupa meletakan barang,yang selanjutnya mempengaruhi fungsi mental , tanda yang  menjadi  kemungkinan ada  penyakit demensia ,antaralain:
- menyendiri.
- tidak mampu membedakan jenis aroma
- menjadi pendiam,
- tidak berminat dan inisiatif.
-  gangguan kemampuan imajinasi,
- turunya kemampuan daya ingat,
- tidak mahir   melakukan aktifitas ,
- susah berkomunikasi ,
- disorientasi ,
- tidak mampu berhitung,
- lupa menaruh ,
- penampilan buruk ,
-  emosi dan perilaku berubah ubah ,
peneliti dari  university college london dan INSERM Institute Prancis mengungkapkan bahwa   alzeimer disebabkan oleh rendahnya kadar kolesterol baik atau high density lipoproteins (HDL) dalam darah  dua jenis kolesterol,  antaralain :
kolesterol jahat atau low density lipoproteins (LDL) yang mengakibatkan  sakit jantung dan  kolesterol baik HDL yang melindungi jantung ,
 HDL  menurunkan  kadar LDL dengan  mengirimkan kolesterol jahat dari  pembuluh darah  dan sel  ke hati atau  liver, peneliti   peneliti Singh-Manoux dan peneliti 
 inggris  setelah menganalisa 3673 relawan  mengungkapkan  bahwa  sedikitnya  kadar HDL  menyebabkan naiknya  persentase  risiko alzeimer , pengaruh ini semakin tampak nyata saat  kadar HDL dalam darah menurun pada relawan yang ber usia 60 tahun  keatas, mengonsumsi  minyak ikan dan  gandum murni  akan meningkatkan  produksi kolesterol baik,sedikitnya kadar  HDL pada  seseorang yang berusia 55 tahun akan cenderung mudah mendapat alzeimer, mengonsumsi  obat statin  yang berfungsi  menurunkan LDL atau  menaikan  HDL tidak berhubungan dengan alzeimer, karena  memiliki fungsi sebagai  antioksidan dan anti peradangan  maka  kolesterol HDL mempengaruhi alzeimer ,
bahwa HDL penting bagi kemampuan  daya ingat,


cegah demensia

Dr.Yian Gu  dari Columbia University Medical Centre di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa , dengan rutin sejak dini mengonsumsi   kombinasi kombinasi  nutrisi yang tersimpan dalam  sayuran ,kacang tanah ,ikan, terutama yang banyak  dikonsumsi orang Mediterania  maka manusia bisa mencegah fungsi sel-sel otak,pada diet Mediterania  diutamakan pada makanan yang mempunyai  kandungan vitamin E , B12 ,omega-3 dan 6 dan  asam folat,peneliti  menganalisa  gaya pola makan 2.148 orang di New York, Amerika ,selama  periode penelitian 4 tahun  dimana terdiri atas 253  lansia  yang memiliki   penyakit Alzheimer,sebagai  penyebab demenisa, saat di analisa gaya pola makan  mereka, didapati bahwa mereka  cenderung  jarang  mengonsumsi  daging dan lemak,sebaliknya mereka sering memilih  sayur bayam,sawi, mangga ,pisang ,kacang tanah ,mereka dikategorikan   golongan yang terbebas dari demensia.

Alzheimer

Trevor Crawford, psikolog dari Centre of Ageing Research, Lancaster University mengungkapkan bahwa  sebelumnya penyakit Alzheimer hanya dapat dimonitor dengan tes neuropsikologi ,namun Alzheimer juga dapat dideteksi dengan tes mata sederhana, ini merupakan hasil penelitian setelah peneliti  meneliti  17 orang dewasa sehat,  19 orang lanjut usia ,20 pasien Alzheimer, 19  pasien Parkinson, mereka masing masing  diminta  mengikuti sinar yang berjalan pada  monitor juga  diminta untuk secara cepat  mengalihkan pandangan dari sinar itu selanjutnya peneliti  mengukur  gerakan mata para relawan,hasil penelitian ini  mengatakan sendiri  bahwa  pasien yang mempunyai  Alzheimer melakukan kekeliruan berkali-kali pasien Alzheimer juga tidak mampu  membetulkan kesalahan mereka, yang 11  kali lebih sering  dibandingkan para relawan yang normal, peneliti  menemukan kurangnya kemampuan  memori otak penderita Alzheimer, 

Li-Huei Tsai, Ph.D,  dari Howard Hughes Medical Instituten dan The Picower Institute for Learning and Memory di the Massachusetts Institute of Technology  mengungkapkan  bahwa  protein  Histone Deacetylase 2,dapat menjaga melindungi  memori  dalam otak dari resiko  kehilangan memori, tidak sampai disitu saja protein  Histone Deacetylase 2  juga dapat memperbaharui sel-sel otak dan DNA dalam tubuh manusia  guna  mencegah  penyakit Alzheimer,ini merupakan hasil penelitian setelah peneliti  meneliti  tikus pengidap Alzheimer yang disuntik protein  Histone Deacetylase 2 ,tikus yang sudah  disuntik protein  Histone Deacetylase 2 mampu aktif mengenal lingkunganya dibanding dengan tikus normal,kombinasi antara protein  Histone Deacetylase 2 dan Beta-Amyloid , menyebabkan protein  Histone Deacetylase 2 mengalami peningkatan  keefektifan,namun overdosis  Beta-Amyloid  memicu  kerusakan  otak, 

Trevor Crawford, psikolog dari Centre of Ageing Research, Lancaster University mengungkapkan bahwa   pasien demensia tidak mampu menyelesaikan  tes Alzheimer selain dideteksi dengan tes neuropsikologi dapat dideteksi  lewat  tes mata, ini merupakan hasil penelitian setelah peneliti  meneliti   19 relawan lanjut usia ,  12 relawan sehat, 20 relawan Parkinson, 19 relawan  Alzheimer,para relawan  diminta  mengikuti cahaya  yang berjalan dalam monitor,juga  diminta  mengalihkan pandangan dari sinar,peneliti lalu  mengukur  gerakan mata relawan, hasil penelitian ini  mengatakan sendiri  bahwa relawan  yang mempunyai  Alzheimer melakukan kesalahan berkali-kali Kesalahan relawan Alzheimer terjadi 10 kali lebih sering  dibandingkan dengan orang normal, 

Dr Michael Weiner, direktur Centre of Imaging of Neurodegenerative Diseases di University of California, San Fransisco sebelumnya diagnosa untuk mengetahui seseorang mengidap  alzheimer atau tidak hanya dapat diketahui ketika seseorang sudah  meninggal  sebab hanya diketahui melalui pemotongan otak penderita, guna mengukur kandungan  plak protein  amyloid pada otak ,namun kini ada obat yang mampu  mengikat zat amyloid pada otak ,tanpa  membedah otak penderita untuk mengetahui kandungan  amyloid penyebab Alzheimer pada otak, sehingga dengan obat ini dokter dapat melihat citra  amyloid dengan piranti medis  PET scan, jumlah  amyloid yang terdapat pada  otak tidak dapat   dijadikan ukuran  dalam  mendeteksi Alzheimer, sebab secara alami  beberapa pasien  berusia  80 tahun mempunyai  amyloid dalam otak,saat ini  amyvid hanya  untuk  pasien pengidap demensia, 

deteksi Alzheimer

DDr Peter Whitehouse, seorang profesor Neurology at Case Western University.
Dr Clifford Saper, anggota dari Neurology and Harvard's Beth Israel Deaconess Medical Center  ,Dr Michael Weiner, direktur Centre of Imaging of Neurodegenerative Diseases di University of California, San Fransisco , Alzheimer tidak mudah  untuk dideteksi,belum mempunyai cara pencegahan,belum mempunyai cara pengobatan, analisa yang benar benar terbukti  adanya  Alzheimer pada pasien  umumnya baru   diketahui ketika  pasien telah  meninggal,oleh sebab  cara menganalisa  dengan  memotong  otak penderita guna  mencari ada tidaknya   protein  amyloid,  adanya  obat yang  mampu mengikat zat


amyloid pada otak memungkinkan peneliti mengetahui  amyloid dengan PET scan, sehingga  tidak harus  membedah otak penderita  hanya guna  mengetahui ada tidaknya  amyloid penyebab alzheimer pada otak, dengan memanfaatkan  obat ini, peneliti  mampu  mengidentifikasi  plak amyloid pada  otak manusia hidup,  inilah cara guna membuktikan apakah seseorang mempunyai   penyakit alzheimer atau tidak, jumlah amyloid yang ada  di dalam  otak tidak  sepenuhnya  dijadikan acuan guna  mendeteksi Alzheimer, sebab   orang  berusia  80 tahun keatas sudah banyak  mengandung   amyloid pada  otak mereka, amyvid cenderung kadang kadang  memicu  harapan palsu  sebab sampai  sekarang,  penelitian  Alzheimer telah menelan  biaya  USD 130 milyar namun  masih juga  dibutuhkan   penelitian lanjutan  secara terus menerus lantaran  obat ini   belum mampu  memberikan hasil , amyvid  sebagai obat untuk mendeteksi zat amyloid  ini  terbukti mampu membantu  dokter guna  menangani  pasien  amyvid khusus   untuk kalangan  pasien   demensia,saja,

penderita demensia semakin banyak

 Oleg Chestnov dari WHO mengungkapkan bahwa jumlah penderita demensia terus selalu meningkat di  seluruh dunia terutama negara   maju pertahunya, Demensia bukanlah sindrom atau penyakit, pikun merupakan  tanda awal demensia, tetapi demensia dikarenakan oleh berbagai  macam penyakit otak yang mampu  mempengaruhi  kemampuan aktivitas sehari-hari, perilaku dan memori pasien,Organisasi Kesehatan Dunia  memperkirakan mengenai  jumlah penderita demensia di  dunia yang mencapai  1 juta penderita  hingga  tahun ini, tahun 2050 kemungkinan  ada peningkatan mencapai  10 persen di atas jumlah penderita penyakit lainya,penyakit Alzheimer merupakan penyebab umum dari demensia dan  penderita Alzheimer naik  10 persen, Alzheimer Disease International  melaporkan   bahwa ada 7  juta penyakit  baru dari demensia, 8  negara dari seluruh dunia,  yang mempunyai program nasional guna mengatasi demensia, ini  menyoroti kurangnya informasi dan pemahaman mengenai penyakit demensia sehingga memunculkan  stigma orang guna  menunda pemeriksaan penyakitnya, bila anda  merasa ada yang aneh dengan kesehatan tubuh  maka dianjurkan  segera mencari informasi kesehatan  secara  tepat.

demensia dan Alzheimer

 demensia dan Alzheimer memiliki perbedaan dari aspek yang berbeda,
sebab demensia merupakan sindrom yang mendeskripsikan beberapa gejala tanda sulit berpikir, hilangnya ingatan , persepsi visual yang kacau,berperilaku tidak adil , tidak mampu fokus , kesulitan  menemukan sebab akibat , demensia bukan  penyakit, demensia disebabkan  rusaknya sel otak,karena penyakit Alzheimer yang menyerang otak,demensia berawal dari Alzheimer, namun ada penyakit lain yang dapat  memicu demensia, seperti Creutzfeldt-Jakob atau penyakit sapi gila,Parkinson,alzheimer adalah di mana level protein di luar maupun di dalam sel otak tidak mampu mempertahankan otak untuk tetap sehat dalam menjalankan fungsi komunikasi antar saraf, sehingga koneksi terputus,hingga matinya sel saraf bahkan   jaringan otak dapat rusak, 
saat seseorang dianggap mengidap demensia, maka didiagnosa berdasar gejala saja, tanpa diketahui penyebabnya,demensia terjadi karena  obat-obatan,nutrisi tidak memicu alzheimer,saat seseorang dianggap mengidap alzheimer , maka penyebabnya sudah pasti  demensia, 

peneliti dari University of Cincinnati Academic Health Center mengungkapkan bahwa   blueberry yang mengandung antioksidan, flavonoid dan antosianin guna mencegah penyakit alzheimer,

peneliti dari Rush University mengungkapkan bahwa ikan laut mencegah risiko kerusakan otak, bahkan alzheimer namun tidak berdampak bila mengonsumsi suplemen minyak ikan, ini merupakan hasil penelitian setelah peneliti di Memory and Aging Project mengikutsertakan  orang lanjut usia   yang wafat di  tahun 2004 hingga 2013 yang mempunyai otopsi otak,kebanyakan  wafat di usia 89  tahun ,hasil penelitian ini mengatakan sendiri bahwa orang yang rajin rutin mengonsumsi ikan laut akan mempunyai  kadar plak otak yang rendah daripada yang tidak pernah 
mengonsumsi ikan laut,ikan laut menolong  pasien yang memiliki  variasi genetik APOE, terkait alzheimer,

Bexarotene obat Alzheimer

Dr. Gary Landreth sebagai professor neurosciences di Case Western Reserve, mengungkapkan  bahwa badan pengawas obat dan makanan  menyetujui pemakaian Bexarotene yang  merupakan  obat alzheimer khusus untuk tikus untuk mengobati  kanker kulit,karena  peneliti hanya menguji Bexarotene pada tikus saja sehingga diragukan keefektifanya,
Alzheimer sebagai penyakit turunan sebab adanya timbunan plak pada otak  disebabkan  racun  amyloid beta proteins ,racun dapat dilenyapkan  berkat produksi protein alami di otak yang dinamakan  (ApoE)Apolipoprotein E,protein dihasilkan oleh sel yang sistem kerjanya dipicu oleh bexarotene,bexarotene dapat mengurangi jumlah amyloid hingga  50% dalam waktu 3 hari,75% dalam waktu 14 hari,

bexarotene meningkatkan sistem imun pada otak guna melenyapkan plak amyloid  pada tikus, bexarotene  meningkatkan proses kerja otak ,









loading...
loading...
loading...