Showing posts with label anak. Show all posts
Showing posts with label anak. Show all posts

Wednesday, July 18, 2018

anak

motorik   anak

deteksi gangguan  motorik   anak

gejala klinis penyakit bayi  bisa dideteksi dengan mudah secara dini,tidak perlu menggunakan piranti medis canggih untuk mendeteksi  masalah  fungsi motorik dan postur  tubuh akibat  palsi serebral atau gangguan perkembangan otak ,palsi serebral atau gangguan perkembangan otak  merupakan masalah  gerak,postur dan fungsi motorik  akibat masalah  perkembangan otak yang non-progresif dan statis ,  palsi serebral atau gangguan perkembangan otak yang diderita anak  mengakibatkan  kurangnya kemampuan  penglihatan dan pendengaran. keterbelakangan mental, epilepsi,  palsi serebral atau gangguan perkembangan otak bisa  dideteksi  secara dini dengan  cerebral function monitoring (CFM),  pemeriksaan elektroensefalografi (EEG), magnetic resonance imaging (MRI),namun  tidak semua  rumah sakit atau klinik  menyediakan fasilitas pemeriksaan canggih ,seperti ini, bila anak tidak menunjukan  gerakan motorik seperti anak anak normal lainya  maka orangtua perlu memeriksakanya ke dokter pada umumnya  refleks bayi usia 4  bulan yang normal  sudah  mampu melepas genggamannya,bayi ditegakkan dan terjatuh, lalu  bisa  mengangkat tangannya, namun pada  bayi dengan palsi serebral atau gangguan perkembangan otak belum mampu melakukanya,   kelainan pada USG,prematur,   bobot  lahir  dibawah  1,5   kilogram, meningitis di usia muda, pendarahan intrakranial dan  pemakaian ventilator lebih dari 48 jam merupakan ciri  bayi  berisiko memiliki
 palsi serebral atau gangguan perkembangan otak  Komplikasi  pada  palsi serebral atau gangguan perkembangan otak antara lain gangguan bertumbuh, gangguan berkemih,infeksi kronik oleh sebab  tidak mampu  bergerak, malnutrisi dan  gangguan karena masalah motorik lain ,

latih motorik halus anak

motorik kasar pada  anak yaitu motorik kasar yang dimiliki anak  usia dibawah  12 bulan, dimana seorang anak mampu  dengan otot-otot besarnya untuk berdiri, berjalan  bahkan  mampu berlari kencang,saat orangtua mengetahui anaknya memiliki kemampuan tadi, maka  tubuh anak dinyatakan normal ,sehat dan kuat namun kenormalan masih  memiliki tingkatan sebab tidak semua manusia memiliki keterampilan kemampuan yang sangat hebat misalnya atlet,dosen,binaraga,astronot dan semua keahlian dapat di prediksi sejak anak masih bayi dilihat dari kemampuan anak sejak bayi bagaimana bayi bisa mulai bergerak gerak pada usia berapa bayi bisa mulai berjalan,kesemuanya bisa diperkirakan ,bila bayi usia 2 tahun sudah mampu berjalan maka kemungkinan otot kaki dan keseimbanganya diprediksi lebih baik daripada anak lain seusianya sehingga dimasa dewasa  mungkin ia mampu menjadi  juaranya atlet olimpiade  akrobat profesional sedunia sebab  semakin lincah  semenjak bayi , semakin stabil keseimbangan sejak bayi  maka akan semakin tinggi kemampuanya, tidak cukup hanya memonitor  motorik kasarnya saja namun juga perlu diperhatikan adalah memonitor motorik halusnya,
Motorik halus  adalah  perkembangan per gerakan pergerakan otot-otot kecil pada kaki,kepala,badan dan  tangannya untuk saling berkoordinasi  satu dengan yang lainya guna memungkinkan menghasilkan  fungsi-fungsi   menulis, menggambar,membaca,memegang benda-benda kecil,memegang sendok untuk makan dan makan sendiri, jika motorik halusnya lemah,maka  anak akan kesulitan dalam melakukan berbagai macam aktifitas sehari hari untuk  makan sendiri saja susah apalagi menyuapi makanan orang lain atau  pakai pakaian sendiri saja tidak mau  apalagi dipakaikan baju orang lain,sebab bila anak anda lemah kemampuan motorik halusnya maka kecenderungan akan malas di usia dewasa nantinya sebab malas melakukan aktifitas secara luas disebabkan lemah motorik halusnya banyak contoh biasanya orang yang sering hanya memakai pakaian dalam saja  pada kehidupan sehari  hari nya,ini karena mereka cenderung malas  melakukan pekerjaan pekerjaan sepele yang sederhana namun rutin ,sebab ototnya cenderung mengalami kram,mudah lemas,mudah loyo,mudah malas,mudah kurang gairah ,mudah lelah, ketegangan otot dan  turun stamina saat melakukan pekerjaan yang sangat sepele bahkan yang lebih parah  seperti jarang mandi,gosok gigi dan membenahi pakaian.
ketika sedang  menggambar,secara otomatis  anak memakai fungsi 
multiple intelligence yang mengikut sertakan  4  kekuatan  yaitu cerdas dalam  gerak  yaitu memfungsikan  keterampilan untuk mengeksploitasi  ide-ide ,
cerdas dalam  diri  yaitu  kemampuan keterampilan untuk bertindak sesuai keunginan,  kesenangan ,kemauan,motivasi  pengetahuan mengenai visi dan misi untuk melaksanakan tindakan  berdasarkan  diri sendiri.
 cerdas  dalam bahasa  yaitu kemampuan  memahami perkataan  dalam bahasa indonesia yang diajarkan  dari  lingkungan sekitarnya, agar bisa  mengungkapkan perasaan, cerdas  dalam menggambar yaitu kemampuan untuk  berimajinasi  dalam bentuk ide ide yang  diaplikasikan dalam gambar,dengan menggambar anak  memberikan  kecerdasan, kreativitas,sehingga  menjadikan  anak lebih kreatif berimajinasi  daripada  harus belajar menghafal sebab menghafal  hanya  tinggal dibaca berulang-bulang sehingga hafal,dan ujungnya membuat beban mental secara  psikologis  yang berlebih lebihan   dan meningkatkan tingkat stes tinggi   sehingga memicu  syndrome  parkinson,alzeimer,demensia phobia dan syndrome akut ,namun bila  belajar menghafal melalui media  menggambar  ,melihat gambar yang berkaitan dengan materi hafalan hafalan matematika,fisika ,biologi,sejarah,agama,bahasa, maka secara tidak sadar anak akan otomatis ingat bisa membayangkan pola gambar yang ada pada ilustrasi gambar itu,dan ketika ditanya tentang apa yang ada pada gambar tadi  justru anak mudah menceritakan isi  gambar yang bermakna hafalan, melihat gambar menuntut koordinasi  jaringan otak ,otot,kebiasaan,insting dan  antara  kesetabilan stres, kesetabilan tingkat kebosanan ,kestabilan konsentrasi, kestabilan emosi,mata,perasaan dan motivasi,  ketika anak mengingat  gambar  ber warna warni  yang  sangat  menonjol maka fokus anak tertuju  hanya pada satu titik yang kemudian bayangan gambar otomatis  menuju mata,sel saraf, otak dan ke organ pengingat sehingga  memori otak akan di format ,ingatan ingatan masa lalu  otomatis secara mekanisme alamiah akan cenderung selalu  dibuang ketempat kesampah  atau terhapus tanpa bisa di recovery data lagi  ,ini tidak hanya terjadi pada anak dengan kemampuan otak rendah saja bahkan anak yang cerdas sekalipun akan sama sama memiliki mekanisme ini,oleh sebab  lain juga semakin menumpuknya memori yang tidak perlu semakin tinggo resiko kerusakan mekanisme penghapus ingatan oleh sebab itu ,  untuk  melihat  gambar otak secara otomatis akan menghafal  dimensi gambaran yang dilihat,secara otomatis alamiah otak anak akan menyimpan pola gambar itu ke dalam otak walaupun anak  sangat tidak menyukai gambar  tersebut atau tidak tertarik melihatnya   namun bila secara berulang ulang anak memandang gambar itu maka anak akan tidak mampu dapat melupakan pola gambar yang dilihatnya,
normalnya  saat masa masa kanak kanak ,bagaimanapun  juga  anak dimana saja ,kapanpun berada, apapun kondisinya tidak bisa lepas secara ilmiah untuk menolak keinginan  suka menggambar dan hal hal lain yang berkaitan dengan gambar sehingga mengakibatkan para ahli pendidikan ikut cenderung mengaplikasikan tema tema gambar ,cara mendidik anak, melalui perantara media gambar imajinasi foto pada buku buku pelajaran anak ,dan mengapa para pendidik menerapkan pola pendidikan melalui gambar dan foto pada buku buku pelajaran anak , kebanyakan anak seusia dibawah 5 tahun selalu cenderung lebih suka bermain daripada belajar , anak belum memiliki kemampuan konsentrasi ,fokus maupun motivasi untuk belajar , walaupun kemampuan otak anak tinggi namun anak lebih suka bermain  maka oleh sebab itu para pendidik berupaya mempengaruhi anak untuk bisa menghafal melalui media permainan seperti matematika dalam bentuk permainan , boneka ,binatang yang menarik sehingga pendidik bisa mengajak anak bermain dengan angka, warna yang menonjol akan membuat anak tertarik bersemangat,  mendekat ,melihat, mengingat dan cara cepat tepat untuk mempengaruhi minat anak dalam mengingat pelajaran ,anak anak kadang  suka pada gambar gambar ,foto foto yang menempel dinding yang  super sangat besar sebab akan secara alamiah suka  segala sesuatu yang serba berukuran besar besar  daripada  yang terlalu kecil ,anak tidak suka buku 
 sebab selain tanpa warna ,juga  ukuran gambar yang terlalu kecil,  namun  kecenderungan anak anak  lebih suka mencoret-coret tembok,
anak-anak lebih serius, asyik dan berkonsentrasi tinggi  saat menggambar di dinding daripada di buku ,sebab anak memilikirasa terpengaruh masuk  dalam dunia imajinasi  dalam gambar nya  tidak  didapat  ketika  menggambar di media buku, penelitian  penelitian  terbaru mengungkapkan alasan mengapa anak cenderung  suka sekali mencoret-coret dinding,sebab  anak yang lebih suka   media yang luas ,berbeda dengan anak-anak usia 4  tahun keatas yang mana perkembangan otak yang hampir  telah sempurna  membuatnya lebih mudah menggambar dengan media buku, menggambar di dinding memberikan  pandangan   mata yang lebih baik. sehingga menggambar menjadi sangat menarik dan  lebih menyenangkan.sedangkan menggambar di media sempit kecil tidak luas   mulai bisa  dilakukan saat  anak  usia 10  tahun keatas, orangtua  bisa berupaya mengurangi coretan pada dinding ruang tamu,dapur,garasi  dengan cara:
menyiapkan dinding kamar  sebagai media  tempat untuk menggambar,kemudian lapisi dinding dengan kertas  yang lebar yang mampu  diganti ketika bidang kertas rusak.
lapisi dinding kamar tamu ,dapur atau garasi dengan plastik tebal berwarna hitam  yang bisa di dapat di toko toko bangunan ,cat tembok anda dengan warna warna yang menonjol seperti hitam,biru,ungu atau pola gambar abstrak.




loading...
loading...
loading...