xtoyol: brokoli
Showing posts with label brokoli. Show all posts
Showing posts with label brokoli. Show all posts

Monday, August 27, 2018

brokoli


brokoli

peneliti dari Universitas Warwick mengungkapkan bahwa seseorang yang  sel-sel pembuluh darahnya rusak rentan mengidap penyakit kardiovaskuler seperti stroke dan serangan jantung, sayuran jenis brassica seperti brokoli memiliki zat sulforaphane yang mampu menghasilkan enzim yang  melindungi pembuluh darah, memulihkan pembuluh darah, melenyapkan molekul penyebab  kerusakan sel, sulforaphane mengaktifkan   protein dalam tubuh yang bernama nrf2, yang mampu melindungi sel-sel  dari kerusakan dengan cara mengaktifkan enzim detoksifikasi dan antioksidan, ini merupakan hasil penelitian setelah peneliti    menguji pengaruh sulforaphane pada  sel-sel pembuluh darah yang rusak karena tingginya kadar gula darah atau hiperglikemia, hasil penelitian ini  mengatakan sendiri  bahwa 70%  disebabkan reduksi molekul tubuh yang dinamakan   Reactive Oxygen Species ,  Hiperglikemia mengakibatkan kadar ROS tinggi, ini dapat merusak sel-sel tubuh,
peneliti Texas A&M Health Science Center meneliti  ekstrak brokoli (Brocoli Sprout Extract-BSE) yaitu senyawa dan enzim  yang mengandung sulforaphanemenemukan  , enzim yang terdapat dalam sayuran brokoli yang mampu  mencegah  kanker dengan cara  menyapu  sel-sel induk kanker usus besar,sebab  brokoli dan sayuran lainnya mengandung senyawa sulforaphane, sulforaphane memicu tubuh untuk mengubah gen agar mencegah  tumor,pada mulanya  mekanisme epigenetik dipicu oleh sulforaphane dan metabolitnya, sehingga mekanisme hilir mampu  dipertahankan wakau dalam waktu singkat,  sesudah senyawa dieliminasi dari tubuh, Sulfoprane menghasilkan  protein Nrf2 yang  melawan kanker,namun protein ini menghasilkan  penumpukan plak di arteri.
ini merupakan hasil penelitian setelah peneliti mengikutsertakan 28 relawan  yang berusia 50 tahun  juga  sedang menjalani kolonoskopi,peneliti memantau tingkat p-16 yaitu gen supresor tumor pada usus besar , Kolonoskopi merupakan  proses  memonitor  kelaianan  pada  anus juga usus besar dan anus,para relawan diwajibkan mengonsumsi sayuran , hasil penelitian ini  mengatakan sendiri  bahwa seseorang yang mengonsumsi sayuran akan memiliki  p-16 yang lebih tinggi dibandingkan seseorang  yang jarang makan sayuran,

Brokoli merupakan  biangnya sayuran,sebab brokoli mengandung serat   , mineral dan  vitamin  yang lebih tinggi daripada  sayuran  lain. 
1 cangkir brokoli   mengandung 184 kalori,  
1 cangkir brokoli   mengandung   vitamin A, sebesar 100 %, 
1 cangkir brokoli   mengandung kalsium sebesar 7 % , 
1 cangkir brokoli   mengandung  zat besi sebesar 13 %, 
1 cangkir brokoli   mengandung thiamine sebesar  8 %, 
1 cangkir brokoli   mengandung niacin sebesar 5 %, 
1 cangkir brokoli   mengandung vitamin C  sebesar 90 %, 
seperti yang tertulis pada Public Library of Science journal PLoS One Richard Mithen, sebagai ahli biologi dari Institute of Food Research, mengungkapkan bahwa  peneliti pernah meneliti  menyelidiki  proses mekanisme  secara biologis,   senyawa pada  brokoli menimbulkan  perubahan genetik yang mencapai ratusan  dalam   tubuh , senyawa dalam brokoli  mengaktifkan gen-gen yang bisa  menyapu bersih  kanker juga   gen-gen yang mendukung  pertumbuhan kanker, brokoli  melindungi laki laki  dari kenker prostat,  khusus  brokoli mengandung  sulforaphane  sebagai  pencegah  kanker mirip seperti khasiat pada brokoli juga sayuran dari jenis Cruciferae atau Brassicaceae  mengandung senyawa isothiocyanate , yaitu  kubis kailan, kembang kol, kubis, arugula, selada air, dan horse radish lobak, dengan penelitian maka akan  mampu menerangkan  mengapa sayuran mempengaruhi kesehatan , peneliti sudah pernah  selama setahun mengikutsertakan relawan  laki laki pengidap lesi prakanker yang sangat  berpotensi  menjadi kanker prostat,  relawan dibagi 2,  grup  1   diharuskan  makan 4 porsi  kacang polong setiap hari   sedang grup  2 makan  4 porsi  brokoli, setiap hari , hasil  penelitian  menunjukan bahwa relawan  yang makan brokoli mengalami  perubahan perubahan pada  gen yang aktif membasmi  kanker, saat  seseorang mengidap kanker, maka sejumlah gen  setengahnya di aktifkan setengahnya  dimatikan  ,namun  senyawa  brokoli   mengaktifkan gen-gen pembasmi  kanker sekaligus  mematikan gen pemicu tumor,  hasil peninjauan pada seseorang yang kedapatan mengonsumsi brokoli memunculkan   perubahan genetik positif  sebanyak 500  % dalam tubuhnya,  laki laki yang mempunyai   gen  GSTM1 akan memperoleh  manfaat  dari brokoli,   setengah dari seluruh laki laki diseluruh dunia  memiliki jenis  gen  ini, 
peneliti  tidak memonitor  siapa saja relawan yang  menderita kanker pada penelitianya ,tetapi  penemuan ini menandakan bahwa   sayuran memengaruhi  kesehatan, 
Penelitian di King's College, London, Inggris mengungkapkan bahwa brokoli dijuluki The Crown Jewel of Nutrition,selama 25 tahun sejak kedatangannya di amerika , konsumsi brokoli meningkat hingga 940 persen Brokoli  yang berasal dari Italia  mengandung sulforaphane , sulforaphane diketahui  sudah pernah  membunuh kuman bernama heliobacterpylori , dimana kuman  ini  telah mengacaukan  kerja lambung , sebelum sulforaphane   membunuh kuman heliobacterpylori ,  heliobacterpylori  membuat lambung terluka juga diselmuti  kanker,tiap  25 gr brokoli  mengandung kalsium  yang sebanding dengan susu, brokoli bersifat anti  acetylcholinesterase   yang lebih kuat dibandingkan sayuran lainnya sehingga menjadi obat bagi penderita alzheimer,  brokoli mengandung fiber,  vitamin A, potasium, folacin, zat besi 

seperti yang tertulis  di  American Association for Cancer Research’s Sixth Annual International Conference on Frontiers di Cancer Prevention, Philadelphia Amerika Serikat,peneliti dari Ohio State University  , Colleen Doyle, Direktur Gisi dan Aktivitas Fisik pada American Cancer Society.,  Wendy Demark-Wahnefried, sebagai ahli diet,juga sebagai  professor ilmu perilaku pada M.D Anderson Cancer Center do Universitas Texas, Huoston mengatakan   bahwa brokoli dan   beri hitam mencegah  risiko kanker  saluran empedu kanker esophagus ,  beri hitam mencegah  kanker esophagus dengan jalan  mengurangi proses  oksidatif dari  barret esophagus,  penyakit gastroesopagus refluks, merupakan kondisi pra kanker, esophagus adalah saluran  yang menghubungkan  perut hingga kerongkongan,  penyakit refluks mengakibatkan  asam perut  menerjang  ke atas ke  kerongkongan, pada  penderita barret esophagus, refluks pada  asam empedu dan perut memicu kerusakan oksidatif,makanan yang mengandung  fitokimia ,antioksidan, vitamin, mineral merestorasi  oksidatif stabil , seseorang yang memiliki  penyakit Esophagus barret berisiko memiliki  kanker esophagus , peneliti mewajibkan  20 relawan  penderita esophagus Barret mengonsumsi  45 gram beri hitam setiap hari selama 6  bulan  , selanjutnya  peneliti  mengukur  perubahan dalam jaringan ,  darah, urin, pada masa sebelum, selama, dan sesudah  penelitian pada  20 relawan ,  peneliti  menemukan adanya  kadar  rendah penanda kimiawi  pada jaringan atau urin, beri hitam mencegah  kanker kolon,  kanker mulut, kanker esophagus, penelitian dari Roswell Park Cancer Institute di Buffalo, New York, Amerika Serikat menyatakan  bahwa brokoli dan beberapa sayuran segar dapat digunakan untuk melawan kanker kandung kemih, Dr. Yuesheng Zhang, professor ahli kanker  meneliti penyakit ini dengan media tikus   menyatakan bahwa kandungan sulforaphane  pada  brokoli mencegah kanker kandung kemih hingga  70 persen,  selanjutnya  ekstrak brokoli akan di uji pada   kanker  manusia,Tim kedua pada institute yang sama menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi tiga porsi atau lebih sayuran mentah segar setiap bulan mengurangi risiko terkena kanker kandung kemih sebanyak 40 persen. Sayuran segar ini antara lain brokoli, kobis, dan bunga kol ,peneliti  meneliti 825 relawan  yang sehat juga meneliti  program diet yang dilakukan  275 penderita  kanker kandung kemih di  tahap awal ,  peneliti mensurvei seberapa banyak konsumsi  sayuran  mentah dan matang  sebelum terdiagnosis penyakit , hasil penelitian menunjukan bahwa semakin mentah  sayuran yang dimakan , maka semakin berkurang  risiko mendapat kanker kandung kemih, sayuran  mentah menurunkan risiko kanker kandung kemih pada perokok ringan dan berat,