xtoyol: dampak film hantu
Showing posts with label dampak film hantu. Show all posts
Showing posts with label dampak film hantu. Show all posts

Monday, August 27, 2018

dampak film hantu

 menoton film horor menyehatkan otak

menoton film horor menyehatkan otak

penelitian terbaru mengungkapkan bahwa ternyata  seseorang yang  merasa ketakutan saat menonton film horor  dokumenter atau yang diangkat dari kisah nyata pengalaman seseorang ini mempengaruhi dan  bermanfaat  baik bagi otak, imajinasi  dari film horor yang mempengaruhi  khayalan  penontonnya pun juga menjadi  nyata,perasaan takut pada dasarnya ada pada setiap manusia sejak lahir  akan muncul kembali dari  pada pengalaman  hidup yang membuat seseorang trauma akibat suka terlalu banyak menonton film horor, 
pada otak  seseorang yang sering menonton film horor  akibatnya mampu menghasilkan dosis tinggi  serotonin, dopamin dan  glutamat , kemudian aktifitas otak akan meningkat oleh sebab  ini bentuk aktifitas  otak  untuk melindungi diri, gelombang pada otak  yang dikarenakan  oleh adegan pada film horor  dikirimkan ke otak  menimbulkan produksi adrenalin penontonnya,Setelah menonton film horor  maka satu setengah jam kemudian, sistem tubuh  menenangkan diri dan membentuk proteksi kekebalan  tubuh yang kuat, sistem kekebalan tubuh akan  ada  selama beberapa saat,namun menonton film horor yang sangat mengerikan sangat tidak dianjurkan bagi seseorang yang alergi sebab akan mengakibatkan kelemahan jantung dan naiknya tekanan darah.


dampak film menakutkan 

Natalie Riddell, sebagai seorang ahli imunologi di University College London
Mark Griffiths, sebagai profesor perilaku kecanduan di Nottingham Trent University,Coventry University dan Glenn Sparks, sebagai  seorang profesor komunikasi dari Purdue University mengungkapkan bahwa apakah ada   salah satu dari  kalian  para pembaca suka   film horor,  apabila  menjawab suka , maka film horor itu adalah film horor yang diangkat dari kisah nyata pengalaman seseorang yang pernah secara lengsung mengalami sendiri pengalaman pengalaman dalam kehidupanya yang berinterksi dengan kekuatan gaib disekitar nya, namun jika film itu hanya bohongan tidak mempunyai jalan cerita yang jelas tidak menggambarkan kehidupan manusia, tidak masuk akal,   maka  film itu tidak menyebabkan  anda takut, bahkan anda  mungkin banyak  kecewa banyak kekecewaan gara gara film membuat anda  tidak takut lagi kepada film horor , sebab film horor  yang selama ini beredar  itu kebanyakan  hanya sekedar khayalan imajinasi buatan saja yang tidak relevan dengan kehidupan manusia,
ini merupakan hasil penelitian  fisiologi  setelah peneliti  mengamati  denyut jantung, pasokan oksigen, pasokan  karbon dioksida,pasokan hormon,pasokan aliran darah ,suhu badan   para  penonton film , mempelajari efek  film horor pada  orang yang menontonnya,hasilnya, ketika  seseorang  menonton film horor, maka  telapak tangan berkeringat, denyut jantung nya  akan naik   15 kali per menit,tekanan darah meningkat, ditambah    suhu tubuh turun beberapa derajat  tidak hanya sampai itu saja bahkan  otot-otot menegang, aliran darah yang mengalir  ke bagian tubuh lain  akan menurun, memicu  turunya  suhu tubuh disertai merinding ,
ini semua disebabkan respon fight-or-flight , yaitu seperti yang dialami  seseorang yang  stres,
  dilihat dari segi   hiburan, film horor memang ditujukan dan  dimaksudkan  utamanya hanya untuk kalangan orang orang yang sebelumnya belum pernah mengenal apa itu televisi, apa itu film,apa itu video,apa itu horor,apa itu seram, apa itu hantu,apa itu  bioskop sehingga  dengan hanya sekedar acara tontonan yang belum pernah dilihat seperti yang dialami kalangan golongan orang orang seperti itu maka tontonan seram mampu  menghibur diri,mengherankan,sekaligus menakutkan ,namun berbeda dengan kalangan golongan orang orang  sebelahnya seperti mereka mereka yang sudah pernah sering melakukan aktifitas menonton film dibioskop ,maka akan membuat mereka bosan  biar bagaimanapun berbeda beda  macam ragam jalan cerita namun bagi golongan orang orang  sebelahnya  ini adalah tontonan yang tidak mendaoat perhatian,
penelitian dari  University of Westminster mengindikasikan  bahwa  film  memicu adrenalin  film selama 90 menit  membakar  113 kalori,  setara  kalori yang dibakar ketika seseorang berjalan kaki  30 menit, denyut jantung penonton  naik  ketika  penonton menonton film horor, sehingga hormon adrenalin naik, hormon adrenalin  memicu  tingkat metabolisme tubuh, sehingga energi dalam tubuh   cepat  terbakar ,   sehingga berat badan menurun,seseorang yang  menonton film horor, mengharapkan  perasaan ketakutan yang sangat tinggi, perasaan terkejut yang sangat tinggi,   ini terjadi karena seseorang diam diam tanpa ingin diketahui   mencari  peristiwa  fenomena yang  tidak pernah dialami  dialam nya,
-menonton film horor  sebagai katarsis, adalah  guna  memberikan pelepasan emosional sebab  memiliki   rasa keinginan rasa  sesuatu  yang  tinggi  yang sejak  seumur hidupnya   terpendam ,
-walaupun  tengah berada diantara  lingkungan yang tidak memungkinkan  seseorang  akan berusaha semaksimal mungkin   mencari cari  celah yang ada  kesempatan yang ada  untuk melampiaskan  kesenangan    untuk menemukan  dan mendapatkan beberapa kesenangan yang berbeda beda dari yang paling berbeda ,
-penelitian ini juga sudah pernah  mengambil sampel darah dari para relawan saat sebelum, selama, dan sesudah  para relawan  menonton film horor, hasilnya  menunjukan bahwa  kadar sel darah putih naik , sel darah putih umumnya  naik  oleh sebab  respon terhadap infeksi, setelah para relawan menonoton film horor   maka   hormon adrenalin diproduksi , hormon  adrenalin ini  memengaruhi sistem kekebalan tubuh ,
-menonton film horor mengakibatkan  otak   melepaskan senyawa kimia seperti  glutamat,dopamin, serotonin, ini menyebabkan  lepasnya  adrenalin yang mempunyai  efek anestesi seperti  obat,
-tahun 2015 penelitian oleh Leiden University mengindikasikan bahwa menonton film horor  menyebabkan  rentan  pembekuan darah,  ini merupakan hasil penelitian setelah peneliti
  mengambil sampel darah  24 relawan  sebelum ,selama dan sesudah  menonton film horor,  muncul adanya kenaikan produksi protein pembekuan darah  (faktor VIII)  sementara  waktu dapat memicu pembekuan darah
tetapi , menonton film horor tidak menjadi  penyebab  gumpalan  pembekuan darah selanjutnya,
 pembekuan darah sebagai cara   mengantisipasi kehilangan darah berat selama kondisi berbahaya,
-tetapi biar bagaimanapun juga , film horor kemungkinan rentan  mengakibatkan seseorang meninggal bila   sebelumnya mempunyai  riwayat penyakit jantung ,
ketakutan ,depresi,sedih,susah, stres,sok, menderita, menangis,putus asa, cemas,gelisah, khawatir,tertekan, ketika  menonton film horor meningkatkan  produksi hormon adrenalin,
akibatnya  pembuluh darah menyempit sehingga terpaksa   jantung  bekerja  sangat keras membanting tulang memeras keringat   dalam usaha  memompa darah,
tidak hanya itu saja bahkan  menonton film horor mampu  mengakibatkan  endotelium  atau jaringan pada dinding pembuluh darah   menyempit,sehingga  aliran darah turun  diikuti dengan  meningkatnya tekanan darah,

percaya hantu

peneliti dari Chapman University, Amerika mengungkapkan bahwa
adanya keterkaitan  antara ketakutan  bencana alam dengan keyakinan  hantu ,
survey di Amerika menganalisa  2.015  obyek ketakutan  ,sehingga peneliti  mengelompokkan jenis ketakutan,  penelitiini melibatkan   1.500 relawan  untuk diteliti   ketakutan yang dimiliki,hasilnya,
41,4% relawan   percaya pada hantu , 9,7% relawan yang benar-benar diselimuti ketakutan yang mendalam,seseorang  yang percaya kemunculan  hantu hantu yang berasal  dari  roh orang yang baru meninggal  maka  seseorang ini  cenderung menjadi  ketakutan ke banyak kengerian, artinya ketakutan utama yang sangat memengaruhi  seseorang pada masalah fenomena arwah gentayangan dari seseorang yang meninggal dunia, seseorang yang memiliki  tingkat pendidikan  rendah lebih berisiko  memiliki  ketakutan walaupun persentasenya sangat sedikit ketimbang seseorang yang memiliki  tingkat pendidikan sangat tinggi ,
ini disebabkan  kemampuan mereka untuk mempercayai  sesuatu yang mustahil tidak diimbangi dengan  kemampuan pemikiran logika  , dimana  rendah tingginya tingkat logika seseorang biasanya diukur melalui tes I Q  , faktor pendukung lain  yaitu  mitos ,film,cerita dari teman,pengalaman hidup, konspirasi yang mengakibatkan  ketakutan bertambah,