Showing posts with label kandungan dalam makanan. Show all posts
Showing posts with label kandungan dalam makanan. Show all posts

Wednesday, July 18, 2018

kandungan dalam makanan

kandungan dalam makanan

kandungan dalam makanan

sudah sejak lama bahan tambahan untuk makanan diperdebatan keamananya bagi para konsumen agar selalu berhati hati dalam memilih bahan tambahan pada makanan paling tidak mampu mengerti sedikit mengenai  hal hal yang ada dalam kandungan makanan yang dipasaran di jual belikan,perlunya  menghindarkan dari konsumsi bahan yang berbahaya  seperti antara lain:
-  Butylated hydroxyanisole (BHA) dan butylated hydroxytoluene (BHT) merupakan pengawet yang dipakai untuk  menjaga  minuman  tetap awet,secara alami 
BHA dan BHT ditemukan pada  daging,mentega ,kacang dan mentega, FDA menetapkan bahwa  BHA dan BHT sebagai bahan yang umumnya aman digunakan,
- sodium nitrit  merupakan  zat yang dipakai untuk mengawetkan daging mentah , seperti daging kalengan  ,sosis atau jajanan yang mengandung daging , Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa  mengonsumsi produk daging olahan secara berlebih pada beberapa penderita kanker akan berisiko ,
 - pewarna makanan buatan  merupakan senyawa kimia yang dibuat  untuk makanan dan minuman,menurut European Food Standards Agency tahun 2007 di Inggris mengungkapkan bahwa  pemakaian pewarna buatan sembarangan bila overdosis  mampu mengakibatkan  hiperaktivitas pada anak,pewarna merah no 2, mampu memperburuk kondisi penderita kanker bila berlebihan,
Pewarna kuning no.5 menurut FDA atau Badan Administrasi Obat dan Makanan Amerika  mampu memperburuk gejala asma,namun hanya terjadi pada penderita asma akut yang mengonsumsinya secara berlebihan, 
- sodium benzoat  merupakan zat aditif yang berfungsi sebagai pengawet makanan,ada beberapa isu yang mengatakan bahwa sodium benzoat diduga menyebabkan  hiperaktivitas pada anak,pada  penelitian Lancet tahun 2007,bila  dicampur vitamin C dan  mampu  membentuk benzene,
-sirup jagung tinggi fruktosa  merupakan bahan pemanis  yang  berasal dari jagung,yang ada pada minuman kemasan tertentu walaupun 90 % minuman kemasan menggunakan gula asli, umumnya  minuman ringan diet mengandung pemanis fruktosa,
dimana  ini mampu  bahan ini berisiko  alergi pada penderita  diabetes tipe-2 dan obesitas,
sirup jagung fruktosa dalam  minuman hanya
42 % glukosa dan  55 % fruktosa ,sukrosa merupakan  pemanis buatan yang terbuat dari glukosa dan  fruktosa 
- aspartame  merupakan  merk dagang dari pemanis buatan yang  dipakai oleh  beberapa minuman soda diet,aspartame  diduga menyebabkan  meningkatkan resiko beberapa penyakit,pada beberapa penelitian  tahun 2005  dan tahun 1996  namun  hal ini dibantah oleh National Cancer Institute setelah melakukan  penelitian  kepada 500 ribu orang,bahwa tidak ditemukanya keterkaitan   antara  konsumsi aspartame dengan  kanker,tumor,leukimia, tumor  dan limfoma,sehingga  pemakaian  pemanis buatan ini masih  diizinkan di lebih dari 100 negara di dunia hingga saat ini .
- monosodium glutamate (MSG) mampu  memperkuat rasa  makanan  menjadi gurih,
MSG  digunakan sebagai  penyedap rasa masakan, setelah mengalami beberapa perdebatan mengenai keamananya dan dilakukan penelitian hingga saat ini oleh FDA bahan ini  diijinkan  di lebih dari 100 negara di dunia hingga saat ini,


loading...
loading...
loading...