xtoyol: terapi
Showing posts with label terapi. Show all posts
Showing posts with label terapi. Show all posts

Tuesday, July 17, 2018

terapi

terapi  suntikan gen

terapi  suntikan gen 

Andreas Beutler, asisten professor pada Sekolah Kedokteran Mount Sinai jurusan Hematologi dan Onkologi, New York mengungkapkan bahwa   terapi  suntikan gen mampu  mengatasi nyeri kronik , ini merupakan hasil penelitian setelah peneliti,meneliti  tikus besar ,  sesudah 3 bulan diterapi gen    tikus besar   bebas lepas  dari nyeri nyeri neuropati yang dideritanya selama ini, .disuntik  gen yang  mampu mengakibatkan  tubuh menghasilkan hormon  endorphin, hormon endorphin pereda nyeri secara  alamiah,  terletak di dalam sel-sel saraf di sekeliling susunan saraf,
 hal  ini merangsang dampak  dari obat pereda nyeri namun  dengan skop target  kecil,  yaitu  pada sel-sel saraf di sepanjang susunan saraf,bukan  pada system saraf pusat otak ,
 peneliti mencetak  gen prepro-b-endorphin ke dalam virus yang  dilumpuhkan kemudian  dibekukan untuk  disuntikkan ke   saraf  pada susunan saraf pusat,.sebelumnya  pasien nyeri kronik  tidak  sembuh setelah  memakai  obat yang berdampak , halusinasi ,  namun penelitian ini   masih dalam  tahap  awal, belum   aman dan efektif  untuk  manusia ,

efek terapi kanker 

 peneliti dari Mayo Clinic, University of Rochester dan National Cancer Institute menginformasikan bahwa lebih dari  500 ribu  manusia  dari seluruh dunia hingga saat terakhir ini yang kedapatan memiliki penyakit kanker tumor dan sejenisnya  maupun masih  didiagnosa positif mengidap kanker,  upaya usaha yang telah  dilakukan oleh pasien untuk segera sembuh total melalui pengobatan diet, meditasi,herbal, jamu jamuan,yoga,
akupultur,pijat saraf,alternatif , radiasi,kemoterapi bahkan hingga operasi yang kerap memberikan efek bagi penderita kanker, efek yang dirasakan seperti  mual,  kelelahan dan sakit lainya  yang dimuncul sesudah  terapi mengakibatkan penderita kanker tidak nyaman, bahkan malahan banyak dari mereka untuk menghindari terapi,dan berpindah ke metode lain yang bermacam macam  sehingga  pengobatan terapi kanker  secara medis menjadi tidak efektif, namun ada beberapa cara  mengatasi efek dari terapi kanker antaralain:
efek terkuat  dari mengkonsumsi obat obatan kimia  kemoterapi  mampu mengakibatkan diare  ringan hingga berat bagi  sebagian pasien tertentu yang alergi menurut dokter yang bersangkutan,  namun bahwa bukanlah obat tersebut yang menjadi penyebab utama diare,dokter  menyarankan pemeriksaan ulang riwayat penyakit  penderita kanker dan latar belakang untuk memastikan penyebab diare sebab dokter menyadari dampak mimpi buruk akan bahaya diare pada para pasien dirumahsakit sebab tak jarang kerap pasien akan mengalami diare yang tidak terkendali yang menyerang sewaktu waktu hal ini bisa dicegah dengan banyak banyak mengkonsumsi makanan  seperti bubur nangka ,bubur  pisang, bubur mangga dan bubur ketan, oleh sebab itu dianjurkan pasien untuk menjauhi  makanan berserat sangat tinggi , diare mengakibatkan efek  seperti dehidrasi dan  pasien setelah mengikuti  kemoterapi dianjurkan mengkonsumsi  segelas air setiap hari maupun jus ,
efek terburuk  yang  dialami  beberapa para penderita kanker tertentu setelah alergi mengikuti kemoterapi yang  dianjurkan dokter adalah efek pada   kuku dan kulit pasien,
Kulit akan tiba tiba berubah warna dan bentuk sangat kering ,mudah gatal dan pucat pasi , bahkan bagi penderita yang sebelumnya yang terindikasi penyakit lain maka warna kulit akan  tidak seperti biasanya namun ini bisa dibantu dengan memakai alat kecantikan
sedang efek pada kuku yang menjadi lebih  panjang daripada pertumbuhan kuku manusia normal, menebal dan pucat  dapat dibantu dengan memanfaatkan  pengobatan tertentu  ketika mengikuti kemoterapi,namun semua efek efek  samping ini dari terapi kemungkinan sangat jarang terjadi dan cuma hanya akan dialami pasien yang sebelumnya mempunyai kelainan hormon atau gen yang akan menimbulkan reaksi kimia hormon saat dikombinasi dengan pengobatan pengobatan kemoterapi namun hal ini tidak berdampak bagi manusia yang sehat yang sebelumnya telah menjaga pola gaya makan yang sehat serta menjauhi makanan yang dipantangkan seperti gorengan atau lainya,Kemoterapi menjadi  salah satu jalur  pengobatan yang umum dan yang diperkirakan mengakibatkan mual  bahkan hingga muntah muntah pada  sedikit pasien tertentu yang jarang terjadi, sehingga mengakibatkan dokter terpaksa  memberi obat anti mual, mengindikasikan  bahwa pasien yang muntah  timbul dari  dorongan  dalam diri sendiri,ditambah makanan yang berpengaruh penyebab keinginan  mual setelah terapi, sehingga sebelum terapi maupun kemoterapi disarankan  untuk menjauhi  gorengan,berdasarkan survey pada pasien yang mengikuti kemoterapi semenjak kemoterapi diterapkan pada penderita ,rasa lemas ,kelelahan ,kecapaian ,lesu dan lemah pada umumnya  dialami oleh penderita kanker yang telah menjalani perawatan radiasi  kemoterapi ,namun kebanyakan penderita  kembali bekerja seperti biasa sesudah mengikuti terapi, padahal,  seharusnya  mengurangi pola gaya makan ,menjalankan pekerjaan  ringan,  istirahat bila merasa lelah dan menjauh dari  lingkungan goreng gorengan,dokter menganjurkan pasien  mengkonsumsi antidepresan SSRI (selective serotonin re-uptake inhibitors) . SSRI berkhasiat melenyapkan depresi dan  mengurangi rasa lelah,namun pasien menganggap bahwa SSRI menjadi tokoh utama yang memainkan peran  peran kecil dalam mengatasi  lelah sesudah terapi, bahkan depresi hingga  kelelahan  dasarnya  dari emosi masing-masing pasien,efek pada telinga  organ  pendengaran umumnya dialami pasien penderita kanker yang sedang mengikuti program kemoterapi , sedang obat-obatan yang berbahan dasar  platinum ini dapat merusak sel-sel rambut di telinga bagian dalam dan ujung ujungnya mengakibatkan kemampuan pendengaran jadi  kurang berkualitas.para pasien  muda sering merasakan ada gangguan pendengaran sesudah menjalani  kemoterapi,sebab sebelumnya pasien terlalu berlebihan mengkonsumsi obat ,jalan satu satunya untuk  mengatasi gangguan pendengaran yaitu dengan  implan koklea,bagi beberapa pasien yang alergi Kemoterapi  maka  pengobatan ini menjadi penyebab utama mengalami kerontokan rambut, obat yang  menjadi tokoh utama yang memainkan peran kuat mempengaruhi perkembangan akar rambut  bila terjadi komplikasi dari tubuh pasien akan menyebabkan rontok bahkan botak,namun justru yang lebih parah bukan kerontokan  pada bagian kepala, namun kerontokan paling ekstrem  terjadi  secara pasti di beberapa bagian tubuh lain pasien, seperti  kemaluan ,alis, ketiak dan lainya.
namun para peneliti  mengungkapkan  bahwa rambut-rambut yang rontok  akan tetap kembali tumbuh walaupun setelah  10 bulan kemudian,pada umumnya pasien  yang akan mengikuti terapi pengobatan ini diwajibkan rambutnya untuk dicukur ,atau tenaga medis akan mencukur habis sebelum melakukan terapi,sedang jarang  yang membiarkannya rontok alami, dan  memanfaatkan topi atau wig untuk menutupi kepala yang botak,
namun menurut  hasil pengalaman pediatrik dari Mayo Clinic yang telah bertahun tahun mengadakan survey penelitian , mengungkapkan bahwa wanita yang mengidap kanker payudara, pria yang mengidap kanker  usus besar,kandung kemih dan kanker prostat akan lebih beresiko tinggi mengalami gangguan seks yang tidak terkendali,radiasi kemoterapi sangat  mempengaruhi  hormon yang mengontrol fungsi seksual , saraf , pembuluh darah, kelelahan, depresi dan kecemasan juga mengakibatkan pengaruh pada kehidupan seksual pasien,namun  ada anjuran yang mengatakan bila pasien kanker yang ingin mempunyai anak harus mau tidak mau menemui dokter spesialis guna mengatasi problem seksnya, pria dan wanita tidak cukup hanya memanfaatkan viagra untuk mengatasi masalah  seks mereka.

terapi panas 

seperti yang tertulis pada   Journal of Cell Science,Dr Thomas Caspari, dari Bangor University mengungkapkan bahwa   peneliti  mengidentifikasi sel yang mampu  memusnahkan sel tumor dengan panas,  thermotherapy terapi  panas  dan obat anti kanker  mampu mencegah   sel kanker prostat, terapi panas  menghasilkan  protein baru,sebab panas mengaktifkan gen yang bersembunyi dalam gen lain, keberadaan gen tersembunyi  menunjukan bahwa  genom manusia mempunyai   ukuran gen kecil dari yang diketahui, ini didanai Cancer Research Wales dan European Leonardo DaVinci Program