xtoyol: terapi apiterapi lebah
Showing posts with label terapi apiterapi lebah. Show all posts
Showing posts with label terapi apiterapi lebah. Show all posts

Monday, August 27, 2018

terapi apiterapi lebah



terapi  apiterapi lebah

terapi  apiterapi lebah

apiterapi merupakan pengobatan dengan lebah dan produk dari lebah , sengatan nya mampu  mengatasi  penyakit,  meningkatkan daya tahan ,alergi hingga gangguan saraf, produk  yang dihasilkan lebah ada 13 macam , antaralain lilin lebah,roti lebah, larva lebah,  phedra, madu, propolis, royal jelly, pollen, bee venom dan madu sarang, 
 Apipuntur, bagian dari apiterapi menggunakan sengat lebah untuk pengobatan ,  Apipuntur memanfaatkan bee venom dan metode akupuntur dimana  Lebah yang digunakan berjenis Apis mellifera dan Apis cerana,apipuntur dilakukan dengan  12 kali pertemuan,di  terapi  pertama titik yang disengat hanya satu, berikutnya ditambah 1 titik sengatan lagi dan  seterusnya, sengatan selama  10 sampai  15 menit,terapi ini tidak disarankan bagi  wanita hamil, bayi, anak-anak, dan orang lanjut usia , aphitherapy (apiterapi) merupakan  perpaduan bahasa Latin,  therapy  pengobatan dan  aphis berarti lebah  Apiterapi merupakan  pengobatan komplementer yang bertujuan secara rehabilitasi , prefentif, kuratif,  menggunakan lebah 
Apiterapi mampu  mencegah  kanker ,mencegah diabetes,meredakan gangguan rematik, mencegah masuk angin, mencegah flu,mencegah salah urat,  mencegah darah tinggi,  mencegah penyakit degeneratif, seperti stroke. sengat lebah yang diterapkan pada pasien  dengan dua metode , yaitu lewat suntikan berisi racun lebah,dan  langsung (direct bee sting) 
pemanfaatan  madu lebah untuk kesehatan,diketahui sejak ribuan tahun yang  lalu,seperti yang telah tertulis dalam keramik bangsa Samaria 2000 SM ,sebab terbukti dengan adanya  Lukisan karang zaman batu  6000 SM  yang menampakan  aktivitas  honey hunting inilah  bukti  nyata  fakta tertua dari  penggunaan madu untuk mengobati borok, infeksi kulit dan luka,telinga, penyakit mata , tidak cukup sampai disitu saja ,bahkan The Ebers Papyrus  1550 SM  menuliskan  resep-resep madu untuk pereda nyeri,  terapi kebotakan, luka bakar, abses, 
madu mampu  menyembuhkan luka setelah  pembedahan, mengurangi peradangan, meredakan kaku sendi, sunat, supositoria, katun yang direndam dalam  madu mampu  sebagai alat kontrasepsi,Hippocrates  sebagai bapak kedokteran modern Yunani merupakan Pelopor 
 pemakaian  sengat lebah untuk terapi nyeri sendi dan artritis  Dr. Philip Tere sebagai peneliti  dari Perancis meneliti keterkaitan  antara sengat lebah dan rematik di Tahun 1888
Prof. Libowsky  berhasil  menerapi  pasiennya yang menderita rematik dan neuralgia dengan sengatan lebah,di tahun 1864  racun lebah terbukti berkhasiat untuk menormalkan  pembuluh darah dan saraf, sengat lebah kaya kandungan  inhibitor protease, ,norepinephrine, melitin, apamin, peptida 401 (MDC), racun lebah diambil dari antibodi murni seseorang yang sudah sering disengat lebah,banyaknya  sengatan tergantung pada jenis penyakit,satu sengatan pada  titik-titik tertentu sebagai permulaan  selanjutnya  titik-titik  yang telah disengat harus  disengat lagi,  tidak boleh lebih dari 10 sengatan,Sengatan lebah  bereaksi dengan  tubuh ditandai dengan  reaksi  reaksi lokal dan sistemik,  reaksi sistemik yaitu  demam, lemas, pusing dan telinga berdengung,
  reaksi lokal yaitu kaku,nyeri,  pembengkakan di sekitar lokasi sengatan,  gatal, 
 jika reaksi  terjadi pada pasien yang sensitif,maka harus  diganti dengan  obat antihistamin selama 10 hari. kemudian  dilakukan apiterapi ,guna  menetralkan diwajibkan mengkonsumsi madu juga  mengoleskan minyak gosok pada  bengkak  terapi sengat lebah efektif  dengan pemberian  royal jelly,pollen, madu, propolis,  untuk  menangani  rematik,  dua titik yang harus  disengat, yaitu  titik sistemik, yaitu titik akupuntur zusanli daerah bercekung di bawah lutut dan   titik lokal di mana titik  yang sakit , ditambah konsumsi citosan,royal jelly, propolis,  untuk  menangani diabetes , terapi  pollen dan propolis lebih disarankan,untuk  menangani  katarak, terapi  tetes mata madu trigona , madu lebah, sengat lebah  lebih disarankan,  madu  meningkatkan kadar antioksidan endogen dalam tubuh,antioksidan endogen adalah  unsur yang diproduksi tubuh guna mengatasi  radikal bebas penyebab  penyakit jantung dan  kanker ,

Joshua L Hood dari Washington University School of Medicine, mengungkapkan bahwa virus HIV sangat cepat menyerang sel darah putih,penyebab  virus HIV  sulit dimusnahkan karena gerakan larinya yang sangat cepat juga ukurannya terlalu kecil, lebih kecil daripada sel darah, racun dari sengatan lebah mampu mencegah penyebaran virus HIV,racun sengatan lebah memiliki senyawa  peptida beracun bernama melittin, dengan teknologi nanopartikel, peneliti  mengirim melittin ke dalam organ  virus HIV kelebihanya sistem ini tidak  membahayakan sel-sel sehat di sekelilingnya,namun  penelitian ini belum diujicobakan pada manusia,