Showing posts with label tumor. Show all posts
Showing posts with label tumor. Show all posts

Wednesday, July 18, 2018

tumor

kanker tumor

kanker tumor

teknologi deteksi kanker  di bidang  micro array  yaitu proteomic dan protein chip   mendorong perkembangan  teknologi alat medis bernama  biomarker C-12 protein chip ,biomarker C-12   adalah suatu alat penganalisa  pararel dari 12 tipe penanda tumor  yang berbeda dalam  pemeriksaan, penanda tumor   adalah   zat yang dihasilkan  oleh sel tumor  sebagai respon terhadap adanya  sel tumor,  pemeriksaan sistem biomarker C-12  ini  mendorong  eksplorasi tumor , pemeriksaan sistem biomarker C-12  ini  mampu  menganalisa  12 macam penanda tumor , yaitu CA-125, HGH,  CA15-3, CA-19-9, NSE, CEA, CA242, Ferritin, HCG, AFP, f-PSA, PSA,  pemeriksaan  sistem biomarker C-12    baru ini dapat mendeteksi  prostat, tiroid, esofagus,   endometrium,kanker hati, paru, lambung, kolorektal, payudara, ovarium, pankreas, rahim, testis, kandung kemih, pemeriksaan  sistem biomarker C-12  lebih akurat ,dibanding pemeriksaan tunggal pemakaian penanda   tumor    hanya  untuk skrining ,untuk   memantau  terapi para  pasien kanker,  pemakaian penanda   tumor  tidak dapat  dipakai untuk mendiaknosa  sebab  sifat kanker yang  rumit,  diagnosis kanker harus melalui   pemeriksaan pemeriksaan , yaitu  periksa darah, CT-Scan, anamnesis  dan masih sangat banyak lagi , Skrining kanker  dilakukan oleh  seseorang sehat yang ingin mendeteksi  secara dini, hasil   skrining berbentuk  alarm  kesehatan, pemeriksaan  dengan sistem  biomarker C-12 adalah  layanan terbaru yang rutin untuk memeriksa seseorang,  namun  pemeriksaan  dengan sistem  biomarker C-12  juga  untuk pasien   yang selesai  menjalani  operasi, kemoterapi,  radiasi,  40 %  kanker payudara berubah bentuk saat  menyebar  ini merupakan hasi pebelitian setelah  peneliti  Breakthrough Breast Cancer di Edinburgh, Skotlandia meneliti menganalisa  211 tumor yang menyebar di  kelenjar getah bening di ketiak  sarang  kanker payudara,  20 tumor dari semua  tumor yang dianalisa  berubah bentuk dari estrogen receptor  ER positif ke ER  negatif   dan sebaliknya,  terapi hormon  tamoxifen,  tidak efektif  untuk tumor induk malah bisa  dipakai

cegah kematian akibat kanker tumor

Dr Kate Allen, direktur eksekutif di WCRF,mengungkapkan bahwa  kanker  merupakan  takdir,masyarakat  menjadi pesimis  setelah mengidap kanker, berdasar  data  Union for International Cancer Control (UICC) dan  World Cancer Research Fund WCRF dalam  setahun,  100 kematian  terjadi akibat kanker diseluruh dunia, 28 persen masyarakat menganggap  bahwa penderita   kanker  tidak akan bertahan hidup,padahal  ada  cara cara  untuk mengobati kanker  sehingga bisa mencegah kematian, seperti  anjuran  untuk  mengurangi obesitas,rutin rajin berolahraga,mengonsumsi makanan sehat.

obati kanker justru muncul   tumor

Dr Chiang Li peneliti dari Harvard Medical School di Boston mengungkapkan bahwa


terapi radiasi dan kemoterapi yang sedianya  untuk mengatasi  kanker ,namun kadangkala memicu tumbuhnya  tumor baru , hasil penelitian baru ini  terutama mengungkap  penyebab  mengapa kanker stadium lanjut   kebal  radiasi dan kemoterapi,sel batang kanker  merupakan tokoh utama  penyebaran kanker ke seluruh tubuh,sel batang  kanker kebal  radiasi dan kemoterapi  sebab   sel batang  kanker dapat  memperbaiki DNA dengan jalan  mengeluarkan racun,sedang penelitian sebelumnya,  mengungkapkan bahwa  sel batang kanker merupakan  sumber  munculnya tumor,sebenarnya,timbulnya sel batang kanker ini   membingungkan, sebab ada yang mengatakan bila  sel batang normal bermutasi lalu  menjadi ganas,sedang  yang  lain mengatakan bahwa  sel batang kanker  memang mempunyai sifat dasar sebagai pemicu kanker,dikatakan bahwa radiasi dan kemoterapi  telah menghasilkan sel batang kanker dan sel batang kanker pada tumor yang  kebal  terhadap pengobatan  radiasi dan kemoterapi,ini lah  penyebab mengapa terapi  radiasi dan kemoterapi sering tidak efektif ,namun hasil  penelitian ini tidak  membuktikan kondisi pasien  secara nyata. sejak dahulu kala,radiasi  kemoterapi  telah menjadi standar pengobatan kedokteran,jadi aneh apabila   radiasi kemoterapi  justru menciptakan sel batang kanker,

loading...
loading...
loading...